Wednesday, June 2, 2021

SYUKURI APA YANG KITA PUNYA - Coretan Inspirasi

Unsplash.com
Ada pepatah Cina kuno mengatakan : DEngan MELIHAT, aku TAHU. Dengan MENDENGAR, aku MENGERTI. Dengan MENJALANI, aku PAHAM. Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia.

Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya....

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?"

Si Sopir menjawab,"Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya suka."

Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi,"Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"

Sopirnya menjawab,"Begini, Pak, saya sudah belajar, bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai karena itu saya selalu menyukai apa pun yang saya dapatkan."

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. 

Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah kalau kita sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik.

Tapi kita merasa kurang. Pikiran kita dipenuhi target dan keinginan. Kita begitu terobsesi oleh rumah besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu.

Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, justru menginginkan yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyaknya harta yang dimiliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Orang yang 'kaya' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari, bahwa inilahh akar perasaan tak tenteram.

Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Lihatlah keadaan disekeliling kita, pikirkan yang kita miliki dan syukurilah. Kita akan merasakan nikmatnya hidup. 

(Sumber : Bukan Untuk Dibaca - Deassy M. Destiani)

0 comments:

Post a Comment