Thursday, June 24, 2021

YANG TIDAK PERNAH NINGGALIN KITA SAAT KECEWA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Pernah kecewa? Pernah kesal? Pernah sakit hati? Semua orang pasti pernah ngerasain hal yang sama. Ingin marah, emosi, dalam menghadapi masalah yang membuat hati kita jengkel. 

Dikecewain teman, sahabat, bahkan orang yang kita sayangi sejak lahir. Siapa yang gak pernah buat kita kecewa? ALLAH .

"Kalau kita merasa kecewa dengan makhluk, kecewa dengan manusia, kecewa sama teman, kecewa sama pasangan kekecewaan yang masih wajar. Maka yakinlah Allah gak akan pernah ngecewain kita. 

Kadang bahkan kita bisa kecewa kepada orang tua kita sendiri. Kadang seorang ayah, ibu kecewa kepada anaknya. Kadang saudara kecewa kepada saudara adik kakanya itu hal yang wajar, itu hal yang manusiawi.

Tapi Allah gak pernah ngecewain hambanya 'Maa Wadda'aka Rabbuka Wamaa Qola' Rabbmu gak akan pernah ninggalin kamu. 

Kalau kita bikin dosa aja, Allah gak bakalan ninggalin kita. Sehingga kalau orang udah sukses melatih al unsu billah (berduaan dengan Allah) dia mau kemana aja gak bakalan baperan ketika dia ditinggalkan orang lain. 

Ketika dicuekin, ketika diabaikan, ketika..ketika..ketika enggak, kenapa? La Tahzan Innalaha Ma'ana ga usah khawatir, gak usah sedih ada Allah, Said Ust Hanan Attaki." #Sharing

(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=Gb2OIIKg7MQ)

PENYAKIT HATI YANG PALING BERBAHAYA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Ketika penyakit merasuki tubuh kita membuat kondisi imun dalam tubuh menurun. Sehingga menyebabkan ketidakberdayaan diri kita dalam menjalankan aktivitas. 

Apalagi bahayanya ketika penyakit itu berada dalam hati kita. Penyakit hati yang paling berbahaya yang dampaknya itu bisa kemana-mana? 

"Kalau dalam fisik itu kaya kanker, bisa menjalar, bisa sampai ke seluruh tubuh. Udah dikemo berkali-kali ternyata belum mati-mati juga itu sel kanker. 

Apa penyakit hati yang paling berbahaya? Cinta terhadap dunia, dengki. Penyakit hati yang paling berbahaya itu adalah ragu kepada Allah. Itulah penyakit yang paling berbahaya. 

Itulah ibu dari semua penyakit hati. Dengki, cinta dunia, dendam, susah memaafkan, galau, khawatir yang berlebihan, berputus asa. Semua itu lahir karena dia ragu kepada Allah, Said Ust Hanan Attaki."

Jauhkan dari keraguan yang ada pada diri kita. Kita serahkan semua hanya kepada Allah. Semaksimal mungkin, karena Allah yakinlah pokoknya bakalan menolong hambanya. 

Percayakan setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan. Kalau belum berhasil kencengin lagi doa dan usahanya. Biarkan waktu yang akan menjawab. #Sharing

(Sumber :  https://www.youtube.com/watch?v=ssfLVeiwQaI)

Friday, June 11, 2021

REVIEW BUKU | HIDUP SEDERHANA HADIR DI SINI DAN SAAT INI - Penulis Desi Anwar


Assalamua'alaikum man teman...

Pada sehat semua kan? Sudah lama saya gak buat artikel review buku nih. Maapin yak man teman :) . Semoga man teman saya doakan supaya selalu sabar dalam menunggu artikel yang saya buat tentang review buku. Aamiin.

Review buku kali ini sudah man teman lihat sesuai dengan judul tulisan "Hidup Sederhana". Man teman pasti berpikir gimana memangnya cara hidup sederhana? ya gak? udah ngaku aja hehe. 

Jadi disini, sebagai manusia kita semua pandai membuat hidup menjadi rumit. Kita isi hidup kita dengan harapan, kecemasan, dan ketakutan. Kita dibayang-bayangi masa lalu, kita mencemaskan masa depan, dan kita mengabaikan masa kini.

Kita mencari kepuasan dalam kebendaan dan kebahagiaan dalam angan-angan, sering dengan mengorbankan kekayaan yang hadir di sekitar kita.

Hidup sederhana merupakan kumpulan perenungan, pengamatan, dan pemikiran yang dihimpun oleh Desi Anwar dari pengalamannya. Kenangan masa kecilnya, pandangan hidupnya, serta kebiasaan yang dilakukannya dalam menyiasati kerumitan hidup sehari-hari.

Hal-hal biasa seperti mensyukuri Alam, menyisihkan waktu untuk duduk dan beristirahat, mengembangkan sikap gembira dan positif, memelihara kesehatan jiwa dan raga, membuka wawasan dan berbagai hal lain yang tampak sederhana dari luar tetapi sering sulit kita capai karena kita jarang menyempatkan diri.

Tetapi justru hal-hal inilah yang sebenarnya dapat membuat kita benar-benar puas dan memberi makna bagi hidup kita. Tulisan yang man teman barusan baca adalah synopsis dari buku "Hidup Sederhana"

Setelah saya baca hingga selesai banyak sekali pengalaman yang menarik untuk dijadikan sebagai contoh dikehidupan kita. Yang merasa hidupnya terlalu sulit berarti belum baca buku ini. Karena keinginan atau ambisi yang kita punya alangkah bagusnya untuk dikejar. Tapi dengan cara sederhana dalam mewujudkannya.

Buku ini banyak menceritakan pengalaman yang terjadi kepada si penulis di kehidupan sehari-hari. Bagian yang saya suka salah satu dalam bab ini yang berjudul "SUKSES" Apa sih isinya simak dibawah ya :

Kita merasa kita sudah tahu aoa itu sukses. Bukankah sukses itu sesuatu yang kita inginkan dan siap kita kejar selama hidup kita?

Masing-masing dari kita mengatakan kepada diri sendiri, aku ingin menjadi orang yang sukses. Hanya bila sudah sukses aku akan senang dan puas.

Padahal, bila kita tanyakan pada diri sendiri apa yang kita maksudkan dengan menjadi sukses, sering kali kita mendefinisikannya dengan cara membandingkan diri kita dengan orang-orang lain dan dengan keadaan mereka.

Sukses berarti memiliki lebih banyak benda ketimbang para tetangga, digaji dengan gaji lebih tinggi ketimbang rekan kerja, memiliki posisi dan karier yang lebih baik ketimbang teman-teman, serta rumah dan mobil yang lebih besar ketimbang milik anggota keluarga yang lain.

Orang sukses itu berkebalikan dengan si pecundang. Seorang saudara yang luntang-lantung, belum mendapatkan pekerjaan. Sepupu kere yang selalu berutang dan minta uang. 

Perempuan dewasa yang kurang beruntung karena masih ikut orang tua. Para pecundang malang yang belum memiliki materi yang membuat hidup ini layak dijalani, karena mereka tidak punya uang.

Namun, definisi sukses ini membuatnya menjadi sesuatu yang tidak dapat kita capai atau penuhi. Sebab ukuran-ukurannya selalu berubah, tergantung pada kondisi kita dalam kehidupan kita dan pada orang-orang yang kita jadikan bandingan.

Katakanlah kita membandingkan diri kita dengan seseorang yang punya pekerjaan. Orang sukses itu adalah orang yang punya profesi yang pantas. 

Namun, begitu kita berhasil mendapatkan pekerjaan, kita tidak lagi mengukur diri dengan membandingkan diri kita dengan orang yang tidak bekerja.

Keadaan sebenarnya sudah mendefinisikan diri kita sebagai orang sukses. Alih-alih kita akan dengan cepat berpindah ukuran dengan membandingkan diri dengan seseorang yang gajinya lebih tinggi atau posisinya lebih baik. Sukses masih belum juga dalam genggaman kita.

Ini akan terus berlanjut, karena hidup di dunia akan selalu ada orang-orang yang jauh lebih kaya, banyak harta benda, lebih cerdas, lebih keren, lebih populer dan seterusnya ketimbang diri kita.

Membandingkan diri dengan mereka anggap saja sebagai motivasi kita agar bekerja lebih keras dan lebih baik lagi. Tetapi sebaiknya jangan jadi tolak ukur kesuksesan kita dan cara kita memandang diri sendiri.

Lebih baik kita menciptakan ukuran sukses kita sendiri didasarkan hal-hal yang benar-benar penting bagi kita dan kesejahteraan batin.

Bagaimanakah membuat sendiri ukuran sukses itu? bisa mulai dengan hal-hal kecil yang tak hanya dapat dicapai tetapi juga bermakna sebagai kenikmatan pribadi.

Misalnya sebagai orang yang senang membaca novel yang bagus tetapi tidak punya waktu banyak, saya merasa sukses ketika saya bisa membaca sampai tamat sebuah novel  dalam beberapa hari dan bukannya sebulan.

Begitu pula dengan target-target pribadi, seperti menjaga kebugaran dan membiasakan makan makanan yang sehat, mungkin target itu tidak relevan bagi orang lain, tetapi penting bagi saya dan oleh karenanya menjadi ukuran penting bagi sukses saya.

Memiliki ukuran sukses sendiri itu membebaskan kita dari penyakit yang paling parah dan paling menggerogoti, dan juga merupakan akar semua ketidakbahagiaan. Iri hati.

Bab di atas membuat saya berpikir tidak perlu membandingkan diri kita dengan kesuksesan orang lain, Karena memang porsinya beda-beda. Tapi ketika kita konsisten dengan apa yang kita ingin capai menjadikan diri kita terus berupaya mewujudkannya. 

Ini salah satu isi favorit dari buku ini, masih banyak bab-bab lainnya. Kalau saya tulis semua bakalan gak cukup man teman. Harus si ini buku menjadi salah satu list dari koleksi man teman. 

Buku hidup sederhana mengajarkan kita cara pandang bila kita menyederhanakan hidup, kita akan memandang hidup secara lebih jernih dan akan lebih menghargai keindahannya.

Wednesday, June 2, 2021

SABAR YANG TERBAIK DALAM MENGHADAPI MASALAH - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Saat mendapatkan suatu masalah banyak orang bilang harus sabar. Tapi gimana sih cara sabar yang benar dalam menghadapi ujian yang menimpa diri kita. Apa kita harus pasrah atau kita bangkit dalam kesabaran yang sudah tidak ada batasnya.

"Ketika orang diberikan ujian oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu maka manusia itu ada dua tipe. Ada manusia yang berkeluh kesah, ada manusia yang bersabar atas ujian. 

Dan orang yang bersabar ini juga bermacam-macam. Ada yang bersabar dengan pasrah, ada yang sabar justru dengan memperbaiki diri.

Karena dia sadar tidak ada masalah yang menimpanya kecuali ada yang salah dalam dirinya. Tidak ada musibah yang menimpa dia kecuali ada sesuatu yang dia lakukan, yang mungkin bukan kebaikan, yang mungkin dosa. 

Sehingga selain bersabar dia mencoba untuk mengevaluasi perbaiki diri dan ini adalah model orang yang sabar paling baik, Said Ust Hanan Attaki."

Jangan menyalahkan siapapun ketika ada masalah yang menimpa diri kita, renungkan terlebih dahulu jangan malah menggunakan emosi. 

Lebih baik hadapi dengan sabar dan memperbaiki kesalahan dengan menjadikan pelajar dalam hidup menjadi lebih baik lagi. #Sharing

(Sumber Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=ZIE3018hO9c)

SYUKURI APA YANG KITA PUNYA - Coretan Inspirasi

Unsplash.com
Ada pepatah Cina kuno mengatakan : DEngan MELIHAT, aku TAHU. Dengan MENDENGAR, aku MENGERTI. Dengan MENJALANI, aku PAHAM. Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia.

Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya....

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?"

Si Sopir menjawab,"Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya suka."

Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi,"Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"

Sopirnya menjawab,"Begini, Pak, saya sudah belajar, bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai karena itu saya selalu menyukai apa pun yang saya dapatkan."

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. 

Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah kalau kita sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik.

Tapi kita merasa kurang. Pikiran kita dipenuhi target dan keinginan. Kita begitu terobsesi oleh rumah besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu.

Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, justru menginginkan yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyaknya harta yang dimiliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Orang yang 'kaya' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari, bahwa inilahh akar perasaan tak tenteram.

Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Lihatlah keadaan disekeliling kita, pikirkan yang kita miliki dan syukurilah. Kita akan merasakan nikmatnya hidup. 

(Sumber : Bukan Untuk Dibaca - Deassy M. Destiani)

CARA AGAR MASALAH CEPAT SELESAI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com
Merasa sulit dalam hidup, hutang banyak, apapun masalahnya jangan lupa istighfar dan bersholawat. Jangan kikir dalam bersholawat karna dengan kita mengucapkan dengan hati yang tenang, dan ikhlas sekali mengatakan "Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad" Allah memberikan kepada kita sepuluh ampunan dosa dan rahmat.

"Mudah sekali dan diantara sepuluh ampunan dosa dan rahmat itu salah satunya rahmat Allah adalah Allah berikan kita hidayah. 

Rahmat yang lain Allah memudahkan urusan kita, Allah angkat beban kita, Allah ringankan beban kita. Allah angkat kemuliaan kita, derajat kita, Allah selesaikan masalah kita itu rahmat-rahmat kehidupan di dunia.

Rahmat Allah dikehidupan akhirat Allah mudahkan sakaratul maut kita, Allah lapangkan kubur kita, Allah tolong dan naungi diri kita di padang mahsyar, Allah mudahkan hisab kita, Allah mudahkan shirath kita dan Allah mudahkan kita masuk syurga. 

Rahmat Allah, makanya jangan kikir dalam bersholawat kepada Nabi, Said Ust Hanan Attaki."

Terus bersholawat kepada Nabi agar kita senantiasa selalu dekat dengan makhluk Allah yang paling terbaik dan bisa dipertemukan dengan beliau. Aamiin. 

Apa yang kita inginkan atau ingin keluar dari semua masalah maka istighfar dan bersholawatlah agar semuanya berjalan dengan lancar untuk mendapatkan rahmat dari Allah. #Sharing

 (SumberYoutube : https://www.youtube.com/watch?v=C3M3S6V4AQg)