Saturday, April 17, 2021

JANGAN TERLALU PATAH HATI KETIKA KEINGINAN BELUM TERCAPAI - Coretan Inspirasi

Unsplash.com

"Jangan khawatir, ketika sebuah cerita bahagia berakhir, sebuah cerita 

bahagia baru sedang disiapkan untuk terlahir." 

-The Amazing of Ikhlas -Ara-

Berapa kali seseorang mengalami patah hati ketika dia sedang jatuh cinta? Bisa sampai tiga kali. Ini dialami oleh hampir semua orang. Jadi, semua orang sudah tahu seberapa sakitnya hal itu. Mereka bisa melaluinya, kenapa kita tidak?

Berapa banyak orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja padahal itu adalah satu-satunya pendapatan dia? Tidak hanya di Indonesia, di negara maju seperti Amerika, Jepang, Inggris, dan Cina pun hal itu sering terjadi.

Berapa banyak orang yang kehilangan kesempatannya meraih apa yang diinginkan? Untuk menjawab itu, bisa disimak dari pertanyaan lain: Berapa banyak orang yang benar-benar meraih apa yang dicita-citakannya? 90%? Tidak mungkin. Kurang dari 10%. Jadi, ketika kita tidak meraih apa yang kita inginkan meski sudah mengusahakannya maksimal, jangan terlalu patah hati.

Sebenarnya, yang perlu kita pahami adalah kata tidak akan pernah bisa memperkirakan jalan yang dibuat Allah untuk seseorang. 

Bisa jadi ketika seseorang mengalami patah hati, itu ada cara Allah untuk melindungi dia dari patah hati yang lebih sakit karena yang kita pikir baik untuk dijadikan pasangan, belum tentu juga baik mata Allah. 

Pastinya, pilihan Allah selalu lebih baik dari pikiran kita. Bukankah sudah banyak cerita bahwa begitu banyak orang yang pernah patah hati, di kemudian hari dia ternyata berbahagia bersama pasangannya yang baru? Belum tentu jika dia bersama pasangan yang lama, dia akan merasakan kebahagiaan seperti itu.

Selain itu, ada banyak juga cerita orang yang drop out atau dipecat, ternyata malah sukses menjalani bisnisnya karena kenyataan yang terjadi sekarang ini, belum tentu akan menjadi kenyataan yang sama di masa depan nanti.

Waktu berubah, nasib berubah, situasi berubah. Keterpurukan yang sekarang, bisa jadi justru menjadi berkah dimasa depan nanti.

(Sumber : The Amazing of Ikhlas - Ara )

0 comments:

Post a Comment