Wednesday, December 29, 2021

PIKIRAN KITA MENENTUKAN KESUKSESAN - Coretan Motivasi

Pixabay.com

Bentuk dari kesuksesan yang akan kita capai bisa saja dimulai dari cara kita berpikir? Bener gak? Biasanya kita tuh suka merasa bahwa apa yang kita lakukan tidak percaya diri bahwa akan sukses. 

Kita sudah berdoa untuk diwujudkan keinginannya tapi malah kita sendiri yang suka mengatakan "Apa mungkin bisa tercapai?" 

Balik lagi semua memang butuh yang namanya proses tapi kita harus memiliki prinsip dasar untuk mengatasi pikiran-pikiran yang membuat kita tuh gak yakin sama diri sendiri. Apa aja sih? 

Pertama, apa yang dipikirkan itu yang kau pikirkan, itulah yang kau dapatkan. Jadi semakin kita memikirkan bahwa kita itu bakalan bisa melakukannya berusaha semaksimal mungkin dan fokus untuk mewujudkannya. 

Walaupun memang pasti ada tantangannya tapi itu semua tidak khawatir karena kita sudah pegang prinsip tujuan yang kita ingin capai.

Kedua, Pikiranmu menentukan bagaimana kita hidup. yang bisa menjadikan diri kita itu mau kemana atau impian kita itu apa yang diri kita sendiri. 

Kita berhak memilih untuk keinginan yang bakalan kita capai. Hasilnyanya bagaimana itu semua sudah ketentuan yang diatas. Jadi mindset kita harus benar-benar  memilih yang terbaik untuk dijalankan dan diusahakan semaksimal mungkin.

Ketiga, Pikiran yang positif mendatangkan kehidupan yang positif. Kalau kitanya ingin menjadi baik yang kita harus berada di lingkungan atau keseharian yang selalu positif. 

Ibarat kita ingin mendapatkan jodoh yang terbaik ya kita harus memperbaiki diri dan selalu berdoa untuk mendapatkan jodoh yang terbaik. Pikirkan yang membuat diri kita nyaman. 

Keempat, Pikiran yang negatif mendatangkan kehidupan yang negatif. Ya ini tentu saja dimana kita melakukan hal yang buruk dalam diri bakalan kita tuai hal negatif. 

Karena Allah sudah memberikan akal yang sempurna untuk kita pergunakan dan jangan sampai di sia-siakan. 

Harus memulai sekarang juga, kalo hanya direnungkan tapi tidak dijalankan sama saja nothing . Ahli dalam suatu bidang karena terbiasa untuk melakukannya setiap hari. Jangan pantang menyerah, terus berjuang. #Sharing

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=i9BT8ymtc9o

Wednesday, December 8, 2021

REVIEW BUKU | KENALI DIRIMU TEMUKAN TUJUAN HIDUPMU - Penulis Royhan Firdausy


Assalamua'alaikum man teman...
Gimana nih kabarnya? Maaf ya sudah lama banget ga review buku nih. Semoga man teman masih selalu setia untuk menunggu review buku dari mimin hehe (Pede banget).

Ok langsung aja ya. Kali ini aku bakalan review sesuai dengan judulnya. Kebanyakan orang pasti suka bingung sebenarnya kemana sih tujuan hidup di dunia ini. 

Jangankan orang mimin juga kadang gelisah menjalani hidup. Tapi ya balik lagi ga boleh berlarut-larut dalam kegelisahan maupun kesedihan.

Kebetulan nih waktu mimin jalan-jalan ke toko buku untuk melihat buku apa aja sih yang asik untuk dibaca. Kesana-kemari lihat beberapa buku belum ada yang cocok. 

Nah buku ini membuat aku berhenti untuk melihat gimana isi nya. Judulnya yang membuat ketertarikan aku membaca synopsis buku ini. Apa sih synopsisnya?

Setiap manusia pada hakikatnya memiliki tujuan hidup. Tanpa tujuan hidup, manusia bagaikan berjalan tanpa arah, bisa tersesat atau terus menerus dalam kesulitan. 

Allah Subhana Wa Ta'ala menciptakan manusia dan makhluk lainnya tidak sia-sia, yang berarti ada maksudnya.

Untuk mengetahui tujuan hidup yang sejati, manusia perlu mengenal dan belajar banyak hal. Dan, hal paling utama yanng harus dikenali adalah diri sendiri. Siapa kita? Dari mana asal kita? lalu untuk apa kita hidup di dunia ini?

Nah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar dan penting tersebut ada dalam buku ini. 

Man teman cocok banget buku ini untuk menjadi renungan kita bahwa hidup kita ini mau kemana sih, tujuannya kita hidup untuk apa? beberapa jawaban ada di dalam buku ini.

Oia bagian bab yang aku suka yang tentang :

SURGA UNTUK SIAPA?

Tempat yang digambarkan penuh kenikmatan itulah yang diperebutkan oleh banyak manusia. Bahkan, tidak sedikit, dari kita yang merasa menjadi penghuninya. 

Perasaan seperti ini tidak masalah. Namun, problemnya adalah ketika menganggap diri kita ahli surga sementara orang lain ahli neraka.

Karena itu, mari kita merenung sejenal, sebenarnya surga itu milik siapa dam untuk siapa?

Amal saleh adalah salah satu garansi penting kita untuk bisa masuk surga. Meski demikian, ia tidak menjadi jaminan pasti tanpa disertai rahmat Allah. 

Di dalam Al Quran banyak diungkapkan perihal amal-amal yang dapat mengantarkan pada surga. Salah satunya adalah dengan bertakwa.

Allah Subhana Wa Ta'ala, menjadikan surga sebagai bagian dari tujuan manusia kelak. Allah mendeskripsikan  perbuatan-perbuatan yang dapat mengantarkan manusia menuju surga yang mencakup nilai-lai ketuhanan dan kemanusiaan.

Misalnya, menafkahkan harta baik dalam kondisi sempit maupun lapang, artinya berbuat baik dalam bentuk materi, itu pun dilakukan tidak hanya menunggu saat seseorang kaya tetapi juga saat kondisi sulit. Dalam situasi apa pun, seseorang dianjurkan untuk mendermakan hartanya.

Untuk mendapatkan surga juga, seseorang dituntut mampu mengendalikan amarahnya dan mudah memaafkan kesalahan orang lain, bahkan mampu membalas keburukan dengan kebaikan. 

Puncaknya, hendaklah senantiasa meminta ampun kepada Allah Subhana Wa Ta'ala  atas segala perbuatan keji atau buruk yang dilakukan selama di dunia.

Demikianlah beberapa amal yang dapat mengantarkan seseorangmenjadi bagian dari penghuni surga Allah Subhana Wa Ta'ala. Namun, amal-amal itu semua bukanlah penyebab utamanya. 

Perbuatan baik yang dilakukan di dunia akan menjadi sia-sia jika rahmat Allah tidak diberikan kepada kita.

Karena itu, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah Saw, bersabda, "Tidaklah masuk surga seseorang karena amalnya." Sahabat bertanya, "Sekalipun Anda, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Ya, sekalipun aku, kecuali dengan curahan keutamaan dan rahmat Allah."

Lantas, untuk apa amal-amal itu semua jika belum menjadi jaminan? Bukankah di dalam Al Quran dijelaskan bahwa surga diberikan karena perbuatan kita di dunia?

Surga sejatinya berada di antara pengampunan dan kasih sayang Allah Swt. Namun, untuk menuju pada dua hal itu manusia dituntut untuk beramal sebanyak-banyaknya. 

Jadi, jangan terlalu mudah meyakinkan diri kita sebagai penghuni surga karena ibadah kita. Sebab, hal ini dapat melahirkan benih-benih kesombongan dalam jiwa kita. 

Karena itu, teruslah beramal dan menebar kebaikan agar rahmat serta ampunan-Nya selalu tercurahkan untuk kita.

Salah satu bab yang aku suka kalo semuanya ditulis ga bakalan muat, buku ini banyak di toko buku tapi kalau kemarin aku beli biasa ya di Gramedia. Semoga bermanfaat :)

Sunday, December 5, 2021

YAKINLAH DOA PASTI DIKABULKAN - Inspirasi dari Hanan Attaki

pixabay.com

Kalau kemauan kita banyak, mau punya rumah, mau punya mobil, naik haji, apapun keinginan kita. Kita tuh harus benar-benar yakin bahwa Allah akan mengabulkan. 

Kapan? tunggu waktunya, jangan malah menyerah kalau sampai saat ini belum juga terwujud. Allah ingin melihat kesungguhan hambanya dalam memperjuangkan apa yang diinginkan. 

Tambahin lagi ibadahnya, doanya dan melakukan kegiatan yang di ridhoi Allah. Kalau bukan diri kita yang yakin dan percaya siapa lagi?

"Kebayang gak begitu berdoa langsung Allah menunjukkan keajaiban, kita kadang pengen aja gak berani ya? Karena kita gak percaya bisa. Kita mau mengatakan pengen itu aja kita gak berani, karena menganggap itu gak realistis. 

Ah, masa sih bisa? Bisa kalau kita yakin kepada Allah. Kalau kita gak yakin kita gak bisa, kalau kita ragu bahwa Allah bisa menunjukkan ajaib kepada kita dalam hitungan detik. 

Trus kemana kalimat kun fa yakun masalahnya kita gak yakin untuk bilang pengen begitu aja langsung Allah kabulkan itu aja kita ragu. Kenapa? Karena kita gak percaya itu bisa terjadi. Padahal kalau kita yakin itu bakalan terjadi, Said Ust Hanan Attaki."

Ubah pola pikiran kita bahwa keyakinan untuk berhasil itu besar karena ada Allah yang menolong kita. 

Kalo gagal wajar saja kita lagi dikasih pengalaman dan dikuatkan mentalnya untuk terus berusaha menjadi lebih baik. Coba lagi dan terus coba untuk mendapatkan hasil yang terbaik. #Sharing

(Sumber Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=XfHZ6U14bqQ)

YAKIN AJA REZEKI SUDAH DI JAMIN SAMA ALLAH - Inspirasi dari Hanan Attaki

pixabay.com

Merasa bahwa hidup kita tidak ada perubahan, melihat orang lain sudah banyak yang sukses. Sudah bekerja sekeras mungkin tetap saja dapatnya hanya seadaanya.  

Jangan pernah berpikiran seperti kata-kata seperti itu, karena kita sebagai manusia hanya disuruh beribadah dan berusaha untuk mencapai apa yang kita inginkan. Bukan malah mengeluh ketika hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita. 

"Allah tau dimana rezeki kita disimpan, Allah tau kemana kita akan membelanjakan rezeki itu. Semuanya tertulis di kitab yang jelas Allah yang tau. Allah yang menjamin. Gak ada yang ga di jamin rezekinya. Cuma kadang-kadang atau seringnya kita gak tau cara itu taunya hasilnya aja.

Tiba-tiba dapat sesederhana itu kita berpikir, sesederhana itulah syukur kita ke Allah. Tapi kalau kita tau, yaAllah, MasyaAllah, Alhamdulillah atas semua nikmat yang engkau berikan puji-puji Allah.

 Artinya kalau tentang rezeki dari Allah, tentang pekerjaan, tentang kuliah segala macam termasuk tentang jodoh ikhtiarnya jalan aja terus. 

Hati kita yakin Allah yang menjamin. Makin kita yakin sama Allah, begitu kita ingat Allah itu semakin lebih ngaruh ke hati kita. 

Tapi kalau kita sebut nama Allah gak yakin, cuma sekedarnya aja cuma di lisan saja tapi tidak sampai ke hati itu kurang berpengaruh." Said Ust Hanan Attaki."

Jadi jangan khawatir soal rezeki bukan tentang banyak ataupun sedikitnya tapi bagaiman akita bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah. Semakin kita terus bersyukur, semakin tenang hidup kita dan berkah dalam mendapatkannya. #Sharing

Sumber Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=qCkIBVystI4

PENTINGNYA BELAJAR MEMPERTAHANKAN KEYAKINAN DIRI - Coretan Inspirasi

pixabay.com

Suatu hari, Nasrudin disuruh istrinya untuk menjual onta pagi-pagi ke pasar. Sayangnya, rencana ini terdengar oleh empat orang penipu. 

Maka keempat itu berunding dan bermufakat untuk memperdaya Nasrudin, Mereka akan mengelabui Nasrudin bahwa hewan yang akan dijualnya bukanlah seekor onta, tapi keledai yang memang harganya jauh lebih murah dibanding harga seekor onta. 

Begitulah, Ketika Nasrudin baru berjalan belum jauh dari rumahnya, salah satu penipu itu sudah menyapa Nasrudin, "Mau dijual berapa keledaimu?" terang saja Nasrudin marah karena ontanya kok dibilang keledai. 

Nasrudin berjalan lagi, lalu bertemu dengan penipu kedua, dan dia bertanya yang sama dengan penipu pertama, "Mau dijual berapa keledaimu?" kali ini, Nasrudin marah dan heran, kok ada dua orang yang bilang bahwa hewan yang dibawanya itu keledai. 

Namun, Nasrudin terus saja tidak melayani orang kedua. Namun belum sampai ke pasar, ia bertemu dengan penipu ketiga dan bertanya seperti penipu pertama dan kedua, 

Maka Nasrudin ragu, jangan-jangan hewan yang dibawanya itu memang keledai, soalnya sudah ada tiga orang yang mengatakan onta yang dibawanya adalah keledai. 

Nasrudin masih melanjutkan perjalannya ke pasar, hingga akhirnya sampai di pintu gerbang pasar. Persis, di gerbang pasar, datanglah penipu ke empat dan menawar onta dan membelinya dengan harga keledai. 

Karena sering diulang-ulang bahwa ontanya adalah keledai, maka akhirnya, Nasrudin pun menjual ontanya dengan harga seekor keledai. 

Pesan : Kesalahan dan kesesatan yang sering diulang-ulang itu lama-lama akan dianggap sebagai kebenaran. Seperti kata Adolf Hitler, "Sebuah kebohongan yang disampaikan seribu kali akan menyebabkan masyarakat menjadi yakin bahwa kebohongan itu adalah sebuah kebenaran." 

Pada saat ini, kita banyak menyaksikan bahwa hal-hal yang dahulunya sangat sakral sekarang tidak lagi menjadi sakral, bahkan cenderung biasa. Banyak orang yang dianggap benar karena ngawur, dan ngawurnya dianggap benar. 

Disini juga kita belajar agar terus istiqamah pada kebenaran yang kita yakini benar, Nasrudin menjual ontanya dengan harga keledai karena tidak istiqamah. 

Kita tidak boleh terpengaruh oleh bisikan provokasi. Ukuran kebenaran itu bukan dari banyaknya orang yang melakukannya, tetapi bersumber dari Allah yang paling benar walaupun hanya satu orang yang menjalankannya. 

Sungguh, tidak ada yang paling benar kecuali kebenaran itu sendiri. Lebih baik kita berjalan seperti kura-kura menuju jalan yang benar (lambat dan istiqamah) daripada berlari rusa tapi menuju jalan yang salah. 

Kita belajar tentang pentingnya mempertahankan identitas diri di tengah globalisasi, memegang prinsip-prinsip kebenaran apa pun risikonya. 

Sumber : (Humor Sehat ala Ustadz - Muhamad Yasir) 

Wednesday, September 8, 2021

CARA MENENANGKAN DIRI AGAR TIDAK EMOSI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Ketidaknyamanan saat diri sedang emosi membuat keadaan yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Semua bisa dikendalikan dengan hati yang tenang untuk mengatasi persoalan hidup. Gimana caranya agar hati tenang dalam mengatasi diri saat emosi?

"Manusia itu labil, trus recovery kelabilannya itu gimana? Ternyata recover kelabilannya itu akan cepat dan bertahan kalau kita belajar yakin dan berpegang teguh kepada Allah.

Para sahabat Nabi itu dimana pun mereka sholih mereka itu tetap manusia. Kadang emosional juga, tapi recoverynya cepat. 

Contoh abu bakar pernah sakit hati sama keluarganya ada saudaranya yang memfitnah Aisyah. Dia nuduh Aisyah itu selingkuh, sakit hatikan Abu bakar! 

Akhirnya karna Abu Bakar sakit hati, Abu Bakar bersumpah demi Allah saya gak bakalan ngasih lagi pertolongan dan bantuan kepada orang itu selama-lamanya. Kenapa? udah terlanjur sakit hati sama dia.

Gak akan nolongin dia lagi, ternyata Allah bilang "Janganlah seseorang yang diberikan kelebihan harta diantara kalian Surah An nur bersumpah untuk tidak membantu saudaranya, maafkanlah berlapangdadalah." tidak sukakah kamu kalau Allah mengampuni dosa-dosamu?

Akhirnya ketika Abu Bakar membaca ini, langsung Abu Bakar hapus semua sumpahnya dan menggantikan mulai sekarang saya akan bantu dua kali lipat. 

Itu yang terjadi di dalam Surah An Nur. Kenapa Abu Bakar sedih? Karena beliau manusia, Kenapa beliau sakit hati? Karena beliau manusia sesakit hati apapun recoverynya cepat. 

Kenapa? Karena berakadnya dengan Allah bukan dengan makhluk. Kalau kita recoverynya dengan makhluk susah recoverynya tergantung orang itu. 

Tapi kalau kita dengan Allah cepat recoverynya karna Allah Maha Baik, Said Ust Hanan Attaki."

Intinya serahkan apapun masalahnya hanya mengadukan kepada Allah. Jangan mengumbar di sosial media atau mencari pembelaan dan pembenaran dengan makhluk. Bakalan capek, lebih baik yakin dan percaya Allah akan menolong kita. #Sharing

(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=QVqVGOCgb4Q)

CARA SABAR YANG PALING BAIK - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Dalam hidup yang dilalui pasti ada saja ujian yang menimpa diri kita. Bagaimana cara mengatasinya? Bukan hanya berdiam diri dan pasrah bahwa ini memang sudah takdir Allah. Ya, betul! semua yang kita alami memang sudah menjadi takdir yang di atas. 

Tapi ada takdir yang ditetapkan juga ada takdir yang bisa diubah. Ketika ada masalah bertubi-tubi dalam kehidupan kita sebaiknya kita harus mengencangkan tali kesabaran yang sangat kuat. Gimana caranya ?

"Ketika orang diberikan ujian oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu maka manusia itu ada dua tipe. Ada manusia yang berkeluh kesah, ada manusia yang bersabar atas ujian. 

Dan orang yang bersabar ini juga bermacam-macam. Ada yang sabar dengan pasrah, ada yang sabar justru dengan memperbaiki diri. 

Karena dia sadar tidak ada masalah yang menimpanya kecuali ada yang salah dalam dirinya. Tidak ada musibah yang menimpa dia kecuali ada sesuatu yang dilakukan. 

Yang mungkin bukan kebaikan, yang mungkin dosa. Sehingga selain bersabar dia mencoba untuk mengevaluasi, memperbaiki diri dan ini adalah model orang yang sabar yang paling baik, Said Ust Hanan Attaki."

Cari solusinya dalam menghadapi masalah bukan malah terus mencari akar dari permasalahannya. Allah selalu ada didekat kita jika kita sedang di uji maka bukan Allah jauh dari kita bahkan Allah sangat sayang sama kita. 

Jangan khawatir ataupun cemas yakin saja dan semuanya serahkan kepada sang pencipta. #Sharing

(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=SC47BjnN5Qk)

Thursday, July 8, 2021

IBARAT SEBUAH PENSIL JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK BERSABAR - Coretan Inspirasi

Freepik.com

Bayangkan gerak kesabaran itu sebagaimana sebuah pensil. Sebuah pensil akan sangat berguna dan siap untuk digunakan ketika ujungnya senantiasa runcing. 

Begitu pula kesabaran dalam diri kita, akan selalu siap menghadapi ujian dan akan selalu siap untuk bergerak kembali memikul tanggung jawab ketika senantiasa diasah. 

Bisa jadi ketika digunakan, pensil itu akan tumpul atau mungkin patah karena terlalu keras . tapi dia tidak akan cepat patah ketika digunakan perlahan, tidak cepat rusak jika digunakan dengan hati-hati. Begitu pula dengan kesabaran dalam diri kita.

Kata "sabar" tidak berdiri sendiri sehingga mudah diungkapkan. Di dalamnya ada unsur perencanaan seperti arang yang sudah diformat sesuai panjang pensil, ada unsur kehati-hatian agar tidak lekas tumpul atau patah atau bahkan meruncingkan  kembali.

Karena kalau dalam meruncingkan tergesa-gesa, pada akhirnya bukan pensil yang tajam yang didapat melainkan ketajaman dan cepat patah kembali. 

Ibarat manusia,bagi yang tergesa-gesa menuai hasilnya maka dia tidak akan mendapatkan buah yang optimal dari kesabaran tersebut.

Pensil akan menjadi pendek seiring berjalannya waktu, tapi bukankah dia siap untuk diruncingkan kembali, bahkan di dalam dirinya ada cikal bakal arang yang bila diruncingkan bisa digunakan untuk menulis kembali.

Begitu pula diri kita, adakalanya kesabaran mengendur, kondisi hati dan iman naik turun. Semuanya adalah manusiawi, tinggal seberapa besar kemauan kita untuk menemukan sesuatu yang membuat semuanya kembali siap seperti sediakalanya.

Pensil berhenti digunakan ketika sang penulis memutuskan untuk berhenti menggunakan, sama halnya dengan kesabaran yang pupus setelah hatu akan mengatakan lelah untuk bersabar.

Ada baiknya kita meyakini kesabaran tidak pernah ada batasnya. Meyakini batas kesabaran hanya akan memupuskan semangat kita untuk bersabar. Seperti sekat-sekat yang dibuat tapi tidak ada aturan yang menyuruh sekat itu untuk dibuat.

Janganpernah berhenti untuk bersabar, bukankah pensil masih terus digunakan meskipun banyak media yang lebih canggih untuk menggantikan tugasnya.

Selama dia dirawat maka dia selalu siap digunakan, selama kesabaran ituada dan dirawat maka dia akan selalu siap menemani diri kita untuk menempuh segala tantangan dan ujian kehidupan.

(Sumber : Tuhan Tidak Tidur, kisah-kisah penuh hikmah bersyukur atas segala kebesaran-Nya)

Tuesday, July 6, 2021

JANGAN PERNAH MENYERAH DENGAN KEADAAN - Inspirasi dari Hanan Attaki

Freepik.com

Ketika hidup banyak sekali cobaan seperti sakit, jatuh miskin, tidak bisa beli sesuatu yang diinginkan atau masalah bertubi-tubi yang terus hadir. 

Kuncinya jangan khawatir, tenang saja ada Allah. Yakin dan percaya bahwa Allah berada di dekat kita. 

" Janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Kenapa? Allah itu Maha menolong. 

Ketika kita bergantung kepada Allah gak ada yang mustahil. Selalu ada harapan ketika kita berikan harapan itu kepada Allah.

 Tapi kalau kita berikan harapan itu kepada makhluk, kadang-kadang harapannya semu. 

Karena makhluk itu sifatnya kullu man alaiha faan gak ada yang bisa benar-benar total, gak ada yang bisa benar-benar abadi gak bisa. 

Tapi kalau kita letakkan harapan kita, lalu kita berikan hanya kepada Allah. 

Roja'  kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka tidak ada kata putus asa dalam kamus seorang mukmin. 

Putus asa itu bukan sifat dan akhlak orang yang beriman, Said Ust Hanan Attaki."

Jangan pernah menyerah dengan keadaan yang sedang di jalani saat ini. 

Terus berusaha dan selalu berdoa bahwa semuanya akan terselesaikan. 

Karena Allah menguji sesuai dengan kemampuan hambanya. #Sharing

(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=TfSnxZyqJnU)

Sunday, July 4, 2021

HIKMAH PEMUDA YANG DIPECAT DARI PEKERJAAN - Coretan Inspirasi

Freepik.com

Jika suatu saat Allah menguji kita dengan berbagai macam permasalahan hidup, maka kembalilah kepada-Nya. 

Karena Allah tidak akan memberi ujian yang tidak bisa diselesaikan oleh hamba-hamba-Nya. Mintalah kepadanya agar diberi kesabaran, ketabahan, dan kebesaran hati untuk menghadapi ujian yang diberikan-Nya.

Mintalah kepada-Nya agar senantiasa diberi semangat yang tidak kunjung menyerah sebelum meraih pemecah dari permasalahan tersebut. Mendekatlah kepada-Nya karena Insya Allah kita akan menemukan jalan keluar dari kebuntuan yang kita alami. 

Kisah seorang pemuda bernama Hasan yang memiliki sifat yang tegar dan yakin akan pertolongan Allah meskipun Allah mengujinya dengan berbagai ujian, termasuk kemiskinan.

Suatu saat kami menemukan Hasan sedang berdoa khusyuk kepada Allah. Matanya berlinangan air mata, lisannya terus-menerus berucap meski hanya Allah dan dirinyalah yang tahu. 

Bagi kami menjadi biasa ketika seseorang khusyuk dan berada dalam hidup berkecukupan, tapi menjadi luar biasalah ketika seseorang khusyuk kepada Allah saat dirinya ditimpa berbagai ujian oleh Allah.

Hasan, salah satu mantan karyawan di kantor kami yang "dirumahkan" karena kesalahpahaman. Beberapa karyawan sudah mencium gelagat buruk dari beberapa oknum yang menjadikan Hasan sebagai kambing hitam masalah. 

Hasan dituduh telah mencuri uang THR yang disimpan di laci meja kantor. Alasan ini menjadi rasional ketika dialah satu-satunya orang yang berada di dalam kantor di saat semua karyawan sudah pulang ke rumahnya masing-masing.

Berulang kali Hasan mengutarakan bahea dia tidak mengambil uang tersebut sepeser pun. Saat teman-temannya mencoba menanyakan kepada Hasan, maka dengan rendah hati beliau menjawab, 

"Hasan bersyukur kepada Allah kang, selama ini Hasan tidak pernah sedikit pun tergerak untuk mengambil uang orang lain, meskipun dua anak di rumah membutuhkan susu dan istri sedang mengandung anak ketiga." 

Beberapa rekannya mengumpulkan uang sukarela untuk membantunya. Mendengarnya, Hasan menunduk dengan terbata mengucapkan,

"Disimpan saja dulu mas, bukan berarti Hasan sombong dan menolak keikhlasan teman-teman, namun izinkan Hasan bermunajat kepada Allah dan berusaha sekuat tenaga Hasan hingga Allah memberikan rezeki yang halal bagi Hasan."

Hasan bukan hanya yakin menyerahkan sepenuhnya kepada Allah tapi juga berusaha untuk mencukupi kebutuhannya dari usaha hasil keringatnya sendiri. Hingga suatu saat Hasan menangis di hadapan Rabb-Nya. Istrinya yang mengandung sudah mendekati masa kelahiran.

Dia tidak tahu harus ke mana lagi mencari sepeser uang untuk membayar perawatan, kalaupun berutang dia juga tidak tahu bagaimana cara mengembalikannya.

Bekerja 24 jam pun tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisinya labil tersungkur di atas sejadah yang terbentang, hingga akhirnya Hasan memutuskan untuk mengaji dan membaca Qur'an dengan tartil yang merdu dan sejuk di hati.

Hasan memilih surah Ar Rahman, seraya menguatkan dirinya untuk bangkit, karena Allah tidak pernah mendustakan janji kepada siapa pun yang yakin atas kebesarannya. Bait per bait, kata per kata dilatunkan dengan tulus menenangkan hatinya, hingga suatu saat datanglah seorang bapak mengambil duduk tepat di sampingnya.

"Nak, suara Anda merdu dan menenangkan hati siapa pun yang mendengarnya. Bapak kagum dengan ananda, saya Pak Robert," laki-laki tua itu mengulurkan tangannya. Hasan menyambutnya dengan salam dan cium tangan yang khas dia lakukan kepada orang yang lebih tua.

"Saya seorang mualaf nak, sudah dua minggu saya dan keluarga saya memutuskan untuk berikrar kepada Allah dan Rasulnya, kami membutuhkan seseorang yang mampu mengajarkan kami banyak hal tentang islam, dan menghidupkan nuansa ruamh kami dengan Al-Qur'an dan nuansa keislaman.

Saya memiliki saham dan memimpin perusahaan, segalanya saya miliki, namun kami harus memulai dari nol untuk menjadikan apa yang kami miliki agar mendapatkan berkah dari Allah. Maukah nak Hasan membantu kami?"

Hasan pun meneteskan air mata, menangis, dan menganggukkan kepala dengan senyum yang sudah menjelaskan bahwa dia bersedia untuk membantu laki-laki tua tersebut.

Pak Robert tersenyum dan menepuk pundak Hasan,"Nak Hasan punya keluarga? Jika nak Hasan tidak keberatan, saya menawarkan nak Hasan & keluarga untuk pindah ke rumah saya. 

Mungkin lebih mudah dalam menghidupkan nuansa Islam di rumah kami dan mengajarkan apa saja yang tidak kami tahu tentang islam. 

Saya juga ingin mendirikan koperasi dan mendirikan mushala di kampung dekat rumah bapak tinggal, semoga nak Hasan bisa membantu bapak."

Hasan memeluk sang bapak dengan erat, air matanya tumpah dan terus-menerus mengucap syukur kepada Allah Subhana Wa Ta'ala. Subhanallah, Allah sangat dekat dengan hamba-Nya. Tidak ada jalan buntu yang ada hanyalah jalan terbaik bagi hamba-hamba yang senantiasa terus mendekatkan diri kepada-Nya.

(Sumber : Buku Tuhan Tidak Tidur, Kisah-kisah penuh hikmah Bersyukur atas segala kebesaran-Nya - Havabe Dita Hijratullail, Jimmy Wahyudi Bharata Al-Kalam)

Thursday, June 24, 2021

YANG TIDAK PERNAH NINGGALIN KITA SAAT KECEWA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Pernah kecewa? Pernah kesal? Pernah sakit hati? Semua orang pasti pernah ngerasain hal yang sama. Ingin marah, emosi, dalam menghadapi masalah yang membuat hati kita jengkel. 

Dikecewain teman, sahabat, bahkan orang yang kita sayangi sejak lahir. Siapa yang gak pernah buat kita kecewa? ALLAH .

"Kalau kita merasa kecewa dengan makhluk, kecewa dengan manusia, kecewa sama teman, kecewa sama pasangan kekecewaan yang masih wajar. Maka yakinlah Allah gak akan pernah ngecewain kita. 

Kadang bahkan kita bisa kecewa kepada orang tua kita sendiri. Kadang seorang ayah, ibu kecewa kepada anaknya. Kadang saudara kecewa kepada saudara adik kakanya itu hal yang wajar, itu hal yang manusiawi.

Tapi Allah gak pernah ngecewain hambanya 'Maa Wadda'aka Rabbuka Wamaa Qola' Rabbmu gak akan pernah ninggalin kamu. 

Kalau kita bikin dosa aja, Allah gak bakalan ninggalin kita. Sehingga kalau orang udah sukses melatih al unsu billah (berduaan dengan Allah) dia mau kemana aja gak bakalan baperan ketika dia ditinggalkan orang lain. 

Ketika dicuekin, ketika diabaikan, ketika..ketika..ketika enggak, kenapa? La Tahzan Innalaha Ma'ana ga usah khawatir, gak usah sedih ada Allah, Said Ust Hanan Attaki." #Sharing

(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=Gb2OIIKg7MQ)

PENYAKIT HATI YANG PALING BERBAHAYA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Ketika penyakit merasuki tubuh kita membuat kondisi imun dalam tubuh menurun. Sehingga menyebabkan ketidakberdayaan diri kita dalam menjalankan aktivitas. 

Apalagi bahayanya ketika penyakit itu berada dalam hati kita. Penyakit hati yang paling berbahaya yang dampaknya itu bisa kemana-mana? 

"Kalau dalam fisik itu kaya kanker, bisa menjalar, bisa sampai ke seluruh tubuh. Udah dikemo berkali-kali ternyata belum mati-mati juga itu sel kanker. 

Apa penyakit hati yang paling berbahaya? Cinta terhadap dunia, dengki. Penyakit hati yang paling berbahaya itu adalah ragu kepada Allah. Itulah penyakit yang paling berbahaya. 

Itulah ibu dari semua penyakit hati. Dengki, cinta dunia, dendam, susah memaafkan, galau, khawatir yang berlebihan, berputus asa. Semua itu lahir karena dia ragu kepada Allah, Said Ust Hanan Attaki."

Jauhkan dari keraguan yang ada pada diri kita. Kita serahkan semua hanya kepada Allah. Semaksimal mungkin, karena Allah yakinlah pokoknya bakalan menolong hambanya. 

Percayakan setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan. Kalau belum berhasil kencengin lagi doa dan usahanya. Biarkan waktu yang akan menjawab. #Sharing

(Sumber :  https://www.youtube.com/watch?v=ssfLVeiwQaI)

Friday, June 11, 2021

REVIEW BUKU | HIDUP SEDERHANA HADIR DI SINI DAN SAAT INI - Penulis Desi Anwar


Assalamua'alaikum man teman...

Pada sehat semua kan? Sudah lama saya gak buat artikel review buku nih. Maapin yak man teman :) . Semoga man teman saya doakan supaya selalu sabar dalam menunggu artikel yang saya buat tentang review buku. Aamiin.

Review buku kali ini sudah man teman lihat sesuai dengan judul tulisan "Hidup Sederhana". Man teman pasti berpikir gimana memangnya cara hidup sederhana? ya gak? udah ngaku aja hehe. 

Jadi disini, sebagai manusia kita semua pandai membuat hidup menjadi rumit. Kita isi hidup kita dengan harapan, kecemasan, dan ketakutan. Kita dibayang-bayangi masa lalu, kita mencemaskan masa depan, dan kita mengabaikan masa kini.

Kita mencari kepuasan dalam kebendaan dan kebahagiaan dalam angan-angan, sering dengan mengorbankan kekayaan yang hadir di sekitar kita.

Hidup sederhana merupakan kumpulan perenungan, pengamatan, dan pemikiran yang dihimpun oleh Desi Anwar dari pengalamannya. Kenangan masa kecilnya, pandangan hidupnya, serta kebiasaan yang dilakukannya dalam menyiasati kerumitan hidup sehari-hari.

Hal-hal biasa seperti mensyukuri Alam, menyisihkan waktu untuk duduk dan beristirahat, mengembangkan sikap gembira dan positif, memelihara kesehatan jiwa dan raga, membuka wawasan dan berbagai hal lain yang tampak sederhana dari luar tetapi sering sulit kita capai karena kita jarang menyempatkan diri.

Tetapi justru hal-hal inilah yang sebenarnya dapat membuat kita benar-benar puas dan memberi makna bagi hidup kita. Tulisan yang man teman barusan baca adalah synopsis dari buku "Hidup Sederhana"

Setelah saya baca hingga selesai banyak sekali pengalaman yang menarik untuk dijadikan sebagai contoh dikehidupan kita. Yang merasa hidupnya terlalu sulit berarti belum baca buku ini. Karena keinginan atau ambisi yang kita punya alangkah bagusnya untuk dikejar. Tapi dengan cara sederhana dalam mewujudkannya.

Buku ini banyak menceritakan pengalaman yang terjadi kepada si penulis di kehidupan sehari-hari. Bagian yang saya suka salah satu dalam bab ini yang berjudul "SUKSES" Apa sih isinya simak dibawah ya :

Kita merasa kita sudah tahu aoa itu sukses. Bukankah sukses itu sesuatu yang kita inginkan dan siap kita kejar selama hidup kita?

Masing-masing dari kita mengatakan kepada diri sendiri, aku ingin menjadi orang yang sukses. Hanya bila sudah sukses aku akan senang dan puas.

Padahal, bila kita tanyakan pada diri sendiri apa yang kita maksudkan dengan menjadi sukses, sering kali kita mendefinisikannya dengan cara membandingkan diri kita dengan orang-orang lain dan dengan keadaan mereka.

Sukses berarti memiliki lebih banyak benda ketimbang para tetangga, digaji dengan gaji lebih tinggi ketimbang rekan kerja, memiliki posisi dan karier yang lebih baik ketimbang teman-teman, serta rumah dan mobil yang lebih besar ketimbang milik anggota keluarga yang lain.

Orang sukses itu berkebalikan dengan si pecundang. Seorang saudara yang luntang-lantung, belum mendapatkan pekerjaan. Sepupu kere yang selalu berutang dan minta uang. 

Perempuan dewasa yang kurang beruntung karena masih ikut orang tua. Para pecundang malang yang belum memiliki materi yang membuat hidup ini layak dijalani, karena mereka tidak punya uang.

Namun, definisi sukses ini membuatnya menjadi sesuatu yang tidak dapat kita capai atau penuhi. Sebab ukuran-ukurannya selalu berubah, tergantung pada kondisi kita dalam kehidupan kita dan pada orang-orang yang kita jadikan bandingan.

Katakanlah kita membandingkan diri kita dengan seseorang yang punya pekerjaan. Orang sukses itu adalah orang yang punya profesi yang pantas. 

Namun, begitu kita berhasil mendapatkan pekerjaan, kita tidak lagi mengukur diri dengan membandingkan diri kita dengan orang yang tidak bekerja.

Keadaan sebenarnya sudah mendefinisikan diri kita sebagai orang sukses. Alih-alih kita akan dengan cepat berpindah ukuran dengan membandingkan diri dengan seseorang yang gajinya lebih tinggi atau posisinya lebih baik. Sukses masih belum juga dalam genggaman kita.

Ini akan terus berlanjut, karena hidup di dunia akan selalu ada orang-orang yang jauh lebih kaya, banyak harta benda, lebih cerdas, lebih keren, lebih populer dan seterusnya ketimbang diri kita.

Membandingkan diri dengan mereka anggap saja sebagai motivasi kita agar bekerja lebih keras dan lebih baik lagi. Tetapi sebaiknya jangan jadi tolak ukur kesuksesan kita dan cara kita memandang diri sendiri.

Lebih baik kita menciptakan ukuran sukses kita sendiri didasarkan hal-hal yang benar-benar penting bagi kita dan kesejahteraan batin.

Bagaimanakah membuat sendiri ukuran sukses itu? bisa mulai dengan hal-hal kecil yang tak hanya dapat dicapai tetapi juga bermakna sebagai kenikmatan pribadi.

Misalnya sebagai orang yang senang membaca novel yang bagus tetapi tidak punya waktu banyak, saya merasa sukses ketika saya bisa membaca sampai tamat sebuah novel  dalam beberapa hari dan bukannya sebulan.

Begitu pula dengan target-target pribadi, seperti menjaga kebugaran dan membiasakan makan makanan yang sehat, mungkin target itu tidak relevan bagi orang lain, tetapi penting bagi saya dan oleh karenanya menjadi ukuran penting bagi sukses saya.

Memiliki ukuran sukses sendiri itu membebaskan kita dari penyakit yang paling parah dan paling menggerogoti, dan juga merupakan akar semua ketidakbahagiaan. Iri hati.

Bab di atas membuat saya berpikir tidak perlu membandingkan diri kita dengan kesuksesan orang lain, Karena memang porsinya beda-beda. Tapi ketika kita konsisten dengan apa yang kita ingin capai menjadikan diri kita terus berupaya mewujudkannya. 

Ini salah satu isi favorit dari buku ini, masih banyak bab-bab lainnya. Kalau saya tulis semua bakalan gak cukup man teman. Harus si ini buku menjadi salah satu list dari koleksi man teman. 

Buku hidup sederhana mengajarkan kita cara pandang bila kita menyederhanakan hidup, kita akan memandang hidup secara lebih jernih dan akan lebih menghargai keindahannya.

Wednesday, June 2, 2021

SABAR YANG TERBAIK DALAM MENGHADAPI MASALAH - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Saat mendapatkan suatu masalah banyak orang bilang harus sabar. Tapi gimana sih cara sabar yang benar dalam menghadapi ujian yang menimpa diri kita. Apa kita harus pasrah atau kita bangkit dalam kesabaran yang sudah tidak ada batasnya.

"Ketika orang diberikan ujian oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu maka manusia itu ada dua tipe. Ada manusia yang berkeluh kesah, ada manusia yang bersabar atas ujian. 

Dan orang yang bersabar ini juga bermacam-macam. Ada yang bersabar dengan pasrah, ada yang sabar justru dengan memperbaiki diri.

Karena dia sadar tidak ada masalah yang menimpanya kecuali ada yang salah dalam dirinya. Tidak ada musibah yang menimpa dia kecuali ada sesuatu yang dia lakukan, yang mungkin bukan kebaikan, yang mungkin dosa. 

Sehingga selain bersabar dia mencoba untuk mengevaluasi perbaiki diri dan ini adalah model orang yang sabar paling baik, Said Ust Hanan Attaki."

Jangan menyalahkan siapapun ketika ada masalah yang menimpa diri kita, renungkan terlebih dahulu jangan malah menggunakan emosi. 

Lebih baik hadapi dengan sabar dan memperbaiki kesalahan dengan menjadikan pelajar dalam hidup menjadi lebih baik lagi. #Sharing

(Sumber Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=ZIE3018hO9c)

SYUKURI APA YANG KITA PUNYA - Coretan Inspirasi

Unsplash.com
Ada pepatah Cina kuno mengatakan : DEngan MELIHAT, aku TAHU. Dengan MENDENGAR, aku MENGERTI. Dengan MENJALANI, aku PAHAM. Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia.

Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya....

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?"

Si Sopir menjawab,"Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya suka."

Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi,"Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"

Sopirnya menjawab,"Begini, Pak, saya sudah belajar, bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai karena itu saya selalu menyukai apa pun yang saya dapatkan."

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. 

Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah kalau kita sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik.

Tapi kita merasa kurang. Pikiran kita dipenuhi target dan keinginan. Kita begitu terobsesi oleh rumah besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu.

Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, justru menginginkan yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyaknya harta yang dimiliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Orang yang 'kaya' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari, bahwa inilahh akar perasaan tak tenteram.

Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Lihatlah keadaan disekeliling kita, pikirkan yang kita miliki dan syukurilah. Kita akan merasakan nikmatnya hidup. 

(Sumber : Bukan Untuk Dibaca - Deassy M. Destiani)

CARA AGAR MASALAH CEPAT SELESAI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com
Merasa sulit dalam hidup, hutang banyak, apapun masalahnya jangan lupa istighfar dan bersholawat. Jangan kikir dalam bersholawat karna dengan kita mengucapkan dengan hati yang tenang, dan ikhlas sekali mengatakan "Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad" Allah memberikan kepada kita sepuluh ampunan dosa dan rahmat.

"Mudah sekali dan diantara sepuluh ampunan dosa dan rahmat itu salah satunya rahmat Allah adalah Allah berikan kita hidayah. 

Rahmat yang lain Allah memudahkan urusan kita, Allah angkat beban kita, Allah ringankan beban kita. Allah angkat kemuliaan kita, derajat kita, Allah selesaikan masalah kita itu rahmat-rahmat kehidupan di dunia.

Rahmat Allah dikehidupan akhirat Allah mudahkan sakaratul maut kita, Allah lapangkan kubur kita, Allah tolong dan naungi diri kita di padang mahsyar, Allah mudahkan hisab kita, Allah mudahkan shirath kita dan Allah mudahkan kita masuk syurga. 

Rahmat Allah, makanya jangan kikir dalam bersholawat kepada Nabi, Said Ust Hanan Attaki."

Terus bersholawat kepada Nabi agar kita senantiasa selalu dekat dengan makhluk Allah yang paling terbaik dan bisa dipertemukan dengan beliau. Aamiin. 

Apa yang kita inginkan atau ingin keluar dari semua masalah maka istighfar dan bersholawatlah agar semuanya berjalan dengan lancar untuk mendapatkan rahmat dari Allah. #Sharing

 (SumberYoutube : https://www.youtube.com/watch?v=C3M3S6V4AQg)

Saturday, May 29, 2021

BEDANYA KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN - Coretan Inspirasi

Unsplash.com

Seorang penjual roti menjelajahi blok-blok perumahan baru. Semula hatinya cukup optimis untuk mendapatkan pelanggan di situ. 

Setiap hari, sejak subuh sampai matahari setinggi tatapan, ia berkeliling sambil berteriak dan menyembunyikan klakson motornya.

Sudah tujuh hari ia berputar-putar, namun tak seorang pun mau membeli. Bahkan membuka pintu pun tidak. Penjual roti itu agak kecut."Mungkin penghuni perumahan ini tak membutuhkan roti untuk sarapan," begitu pikirnya. Lalu ia memutuskan untuk berpindah ke lain tempat.

Keesokkan hari, penjual yang lain memasuki perumahan itu. Baru ia membunyikan satu dua klaksonnya, beberapa ibu keluar, memanggil, dan membeli roti untuk makan pagi. 

Ibu-ibu bercerita baru dua tiga hari ini mereka sadar bahwa sarapan roti ternyata bisa memudahkan pekerjaan pagi mereka. Kini mereka memutuskan untuk membeli roti. 

Pesan : Betapa tipis jarak kegagalan dan keberhasilan. Semakin sering gagal makan semakin dekat menuju kesuksesan. Andai kita cukup bersabar, bahwa belajar adalah sebuah proses bersama waktu, kita akan memetik hasilnya di waktu yang tidak kita duga.

(Sumber : Bukan Untuk Dibaca - Deassy M. Destiani)

Tuesday, May 4, 2021

KISAH INSPIRASI BAGI YANG TAKUT MENCOBA - Coretan Inspirasi


Unsplash.com

Kenapa Tidak Kamu Lakukan?

"Satu-satunya orang yang memiliki kesempatan untuk membuat kamu tidak melakukan apa yang ingin kamu lakukan adalah diri kamu sendiri." 

-Ara-

Sepulang Columbus dari pelayarannya yang berhasil menemukan Benua Amerika, dia menjadi sangat terkenal dan diagung-agungkan oleh raja dan seluruh rakyat. 

Columbus pun diangkat menjadi bangsawan kehormatan kerajaan. Hal ini menjadikan beberapa orang menjadi iri.

Pada suatu hari, Columbus mengadakan sebuah perjamuan makan. Columbus menceritakan segala pengalamannya dalam usaha menemukan benua baru tersebut. 

Berbagai rintangan dan bahaya juga diceritakannya hingga membuat para undangan terpukau dan kagum.

Namun beberapa orang yang iri, berkata sinis,"Apa hebatnya dia? Cuma berlayar dan kebetulan saja menemukan benua baru. Siapa saja dapat melakukannya."

Mendengarnya, Columbus menantang orang-orang yang iri tersebut,"Marilah kita bertanding untuk menentukan siapa yang lebih baik di antara kita. 

Barangsiapa yang bisa membuat telur-telur rebus ini berdiri di atas meja makan maka ialah orang yang terbaik dan semua gelar kekayaanku akan kuberikan padanya."

Orang-orang yang iri menerima tantangan tersebut. Mereka mencoba satu persatu untuk mendirikan telur rebus di atas meja makan. 

Setelah beberapa lama dan mencoba berkali-kali, telur yang berbentuk elips tersebut tidak juga bisa berdiri tegak dan terus jatuh ketika dicoba didirikan. Akhirnya mereka menyerah dan menganggapnya mustahil.

Columbus memegang telur itu di atas meja dengan posisi berdiri sambil memeganginya, kemudian dengan tangan satunya, dia menekan ujung atas telur tersebut ke meja hingga ujung bawah telur menjadi remuk dan memipih (tidak elips lagi) sehingga telur tersebut bisa berdiri tegak di atas meja.

Melihat hal itu, orang-orang iri mencibir Columbus dengan iri."Ah, kalau caranya seperti itu, kami juga bisa melakukannya."

Dengan tersenyum tenang, Columbus menjawab."KALAU BEGITU, KENAPA TADI TIDAK MELAKUKANNYA?"

Semua orang bisa melakukammya. Masalahnya adalah kalau memang bisa melakukannya, kenapa tidak dilakukan sekarang?

(Sumber : The Amazing of Ikhlas -Ara-)

Monday, May 3, 2021

JANGAN KHAWATIR KETIKA HIDUP TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN - Inspirasi dari Hanan Attaki

Unsplash.com

Kalau keinginan kita menggebu-gebu tapi ternyata tidak sesuai dengan realita gausah khawatir, tenang saja. Karena hidup ini sudah diatur oleh sang pencipta diberikan sesuai dengan kebutuhan kita.

Jangan berputus asa apalagi menyesal ketika keinginan belum tercapai. Usahakan selalu berdoa meminta untuk diberikan yang terbaik maka jika keinginan itu belum tercapai berarti belum yang terbaik untuk diri kita.

"Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu merencanakan hidup kita. Kita cuma perlu menjaga masih on the track atau gak nih? Kita nih masih di garis yang Allah ridhoi atau gak. Kalau masih di dalam garis yang Allah ridhoi biarkanlah Allah yang mengarahkan kemana. Pokoknya jangan sampai melanggar aja, jangan sampai keluar batas saja. 

Dan InsyaAllah jalan itu gak akan membawa kita kepada kehancuran atau kerugian, gak mungkin! Allah yang merencanakan. Mungkin adegan yang memicu kita untuk melangkah itu kadang-kadang sesuatu yang gak nyaman. 

Bukan maunya kita takdir Allah, tapi dibalik semua hal-hal yang kita anggap sekarang musibah nanti malah kita mensyukurinya kita aja yang belum ngerti. Jadi musibah dan nikmat itu sebetulnya adalah persepsi kita. Sekarang kita menganggapnya musibah someday kita akan menganggapnya sebagai nikmat, Said Ust Hanan Attaki."

Semua yang terjadi dikehidupan kita sudah menjadi takdir dari sang pencipta. Sabarlah dalam menjalani dan bersyukurlah apa yang saat ini sedang kita kerjakan. Karena kita hanya bisa berusaha sebagai manusia balik lagi yang menentukan sang pencipta. #Sharing

Saturday, April 17, 2021

JANGAN TERLALU PATAH HATI KETIKA KEINGINAN BELUM TERCAPAI - Coretan Inspirasi

Unsplash.com

"Jangan khawatir, ketika sebuah cerita bahagia berakhir, sebuah cerita 

bahagia baru sedang disiapkan untuk terlahir." 

-The Amazing of Ikhlas -Ara-

Berapa kali seseorang mengalami patah hati ketika dia sedang jatuh cinta? Bisa sampai tiga kali. Ini dialami oleh hampir semua orang. Jadi, semua orang sudah tahu seberapa sakitnya hal itu. Mereka bisa melaluinya, kenapa kita tidak?

Berapa banyak orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja padahal itu adalah satu-satunya pendapatan dia? Tidak hanya di Indonesia, di negara maju seperti Amerika, Jepang, Inggris, dan Cina pun hal itu sering terjadi.

Berapa banyak orang yang kehilangan kesempatannya meraih apa yang diinginkan? Untuk menjawab itu, bisa disimak dari pertanyaan lain: Berapa banyak orang yang benar-benar meraih apa yang dicita-citakannya? 90%? Tidak mungkin. Kurang dari 10%. Jadi, ketika kita tidak meraih apa yang kita inginkan meski sudah mengusahakannya maksimal, jangan terlalu patah hati.

Sebenarnya, yang perlu kita pahami adalah kata tidak akan pernah bisa memperkirakan jalan yang dibuat Allah untuk seseorang. 

Bisa jadi ketika seseorang mengalami patah hati, itu ada cara Allah untuk melindungi dia dari patah hati yang lebih sakit karena yang kita pikir baik untuk dijadikan pasangan, belum tentu juga baik mata Allah. 

Pastinya, pilihan Allah selalu lebih baik dari pikiran kita. Bukankah sudah banyak cerita bahwa begitu banyak orang yang pernah patah hati, di kemudian hari dia ternyata berbahagia bersama pasangannya yang baru? Belum tentu jika dia bersama pasangan yang lama, dia akan merasakan kebahagiaan seperti itu.

Selain itu, ada banyak juga cerita orang yang drop out atau dipecat, ternyata malah sukses menjalani bisnisnya karena kenyataan yang terjadi sekarang ini, belum tentu akan menjadi kenyataan yang sama di masa depan nanti.

Waktu berubah, nasib berubah, situasi berubah. Keterpurukan yang sekarang, bisa jadi justru menjadi berkah dimasa depan nanti.

(Sumber : The Amazing of Ikhlas - Ara )

Tuesday, April 13, 2021

AGAR HATI TENANG DALAM MENGHADAPI UJIAN HIDUP - Inspirasi dari Hanan Attaki

Freepik.com

Bukan tidak mampu melewati berbagai masalah dalam hidup, justru ujian yang menimpa diri kita agar belajar bersabar untuk menjadikan diri kuat menunggu kejutan dari Allah. 

Ujian yang datang bertubi-tubi bukannya Allah tidak sayang, tapi Allah sangat sayang pada hambanya. Allah ingin kita selalu ada didekatnya. Jangan pernah putus asa dalam berdoa apalagi menyerah!

"Kalau kita punya masalah coba kita bangun awareness 'Oh, Allah akan membersihkan dosa-dosa saya' trus kita berdoa Ya Allah tolong saya, Ya Allah bantu saya, kemudian istighfar. Kalau kita ada dosa, ada kesalahan, ada kekeliruan yang dilakukan kalau gak kuat istighfarnya bentar lagi akan diuji oleh Allah. 

Ujiannya macam-macam, alhamdulillah ujiannya masih ketahan. Pasti diuji sama Allah kalau istighfarnya gak kuat, taubatnya gak kuat langsung diuji sama Allah berarti benar lagi dibersihkan dosa-dosanya nih. 

Perkuat lagi dan kencengin lagi istighfarnya, kenapa? Karena kalau istighfarnya kuat berartikan dosa kita lagi dihapus dengan istighfar, otomatis durasi ujiannya berkurang, makin kuat istighfar makin berkurang. Kalau istighfarnya sudah mantap sudah selesai Allah cabut tuh ujian kita diganti dengan kebaikan, Said Ust Hanan Attaki."

Karena setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Jangan ragu untuk selalu yakin bahwa setiap ujian yang menimpa pasti ada hikmahnya. Selalu beristighfarlah agar selalu tenang dalam menghadapi setiap masalah atau ujian yang datang. #Sharing

Monday, April 12, 2021

LAGI DI PERSIAPKAN YANG TERBAIK - Inspirasi dari Hanan Attaki

Freepik.com

Pengennya mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cepat padahal nih, Allah lagi mempersiapkan waktu yang terbaik dalam mengabulkan doa hambanya. 

Tetap berprasangka baik kepada Allah. Yakin saja bakalan dikasih hal terindah jika kita sabar dalam menunggu. Kalau belum terkabul doa lagi yang kenceng. Tambahin dzikirnya, tahajudnya, sunahnya.

"Ketika Allah Subhana Wa Ta'ala menunda suatu kebaikan yang kita inginkan berarti Allah Subhana Wa Ta'ala sedang mempersiapkan yang lebih baik. Kenapa kok gak dikasih sekarang? Lagi disiapkan. Tapi kalau kamu minta sekarang jadinya ya seadanya gitu. 

Tapi kalau kamu mulai sabar dikit mungkin disuruh tunggu beberapa waktu lagi. Allah akan mempersiapkan seistimewa mungkin. 

Kaya Siti hawa dengan Nabi Adam bersabar ketika mereka sama-sama turun ke bumi dan sabar dalam menemukan. Jadi intinya bersabarlah sesungguhnya Allah menyediakan untuk kita dari kesabaran itu berbuah manis, Said Ust Hanan Attaki."  

Kalau jodohnya belum datang, atau keinginan yang lainnya belum terkabul sabar aja. Allah sedang mempersiapkan yang istimewa untuk kita. Terus berdoa dan yakin akan indah pada waktunya. Persiapkan diri untuk menjadi lebih baik lagi. #Sharing

BERSABAR SAAT DI DZOLIMI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Freepik.com

Merasakan ketidaknyamanan dalam diri karena sering diremehkan atau direndahkan itu tidak masalah. Kenapa? Karena Allah sedang menguji kesabaran yang ada didalam diri kita, semakin kita sabar akan mudah dalam menghadapi persoalan dalam kehidupan. 

Kalau ada orang yang mendzolimi diri kita doakan saja yang terbaik untuk dirinya. Jangan malah dendam untuk membalas keburukan itu gak akan menyelesaikan masalah. 

"Jadi manfaatkanlah kesempatan kita kalau lagi didzolimi untuk mendoakan yang baik-baik. Kalau gak bisa yang baik-baik buat orang lain karena gak rela banget nih. Minimal untuk diri sendiri apa salahnya. Kan itu kesempatan banget buat kita berdoa dan Allah ijabah. Misal Ya Allah tambahkanlah kesabaran saya. 

Kok minta disabarkan? berarti makin mau aja disakitin, bukankah kesabaran itu kebaikan bahkan lebih dari setengah iman. Yang bisa dibilang seluruh iman kita itu intinya sabar. 

Sehingga yang dibilang orang mu'min, itu orang yang sabar. Kalau gak sanggup mendoakan yang  baik untuk dia lebih baik mendoakan buat kita, Said Ust Hanan Attaki."

Sabar aja kalau kita mendapatkan rasa tidak enak dalam diri. Terus saja berbuat baik, karena perbuatan yang kita lakukan akan balik lagi terhadap diri kita. Percayalah Jika kita bersabar akan mendapatkan buah yang manis. #Sharing

Wednesday, March 17, 2021

KISAH SEORANG TUKANG BATU DALAM MENCINTAI PEKERJAANNYA - Coretan Inspirasi

Freepik.com
 

"Kalau ingin mendapatkan hasil terbaik, kita juga harus melakukan yang terbaik." 

-Ara-

Suatu ketika seorang tua berjalan-jalan dan bertemu dengan seorang tukang batu. Dia kemudian menanyakan kepada tukang batu tentang apa yang dia kerjakan. 

Si tukang batu menjawab dengan ketus, "Kau tidak melihat? Aku menumpuk batu satu persatu untuk menjadi tembok."

Orang tua tersebut kemudian melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan tukang batu lain dan menanyakan hal yang sama. 

Si tukang batu yang ini menjawab,"Aku sedang mengerjakan sesuatu yang menjengkelkan dengan upah yang tidak begitu besar."

Tidak puas dengan jawaban tukang batu kedua, orang tua itu kembali melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan tukang batu ketiga. Dia pun menanyakan hal yang sama. 

Tukang batu ketiga ini menjawab,"Aku sedang mengerjakan sesuatu yang akan memperindah kota ini dan itu adalah hasil karyaku."

Melihat perbedaan dari ketiga tukang kayu itu?

Selain cara mengerjakannya, hasilnya juga akan beda. Dua orang yang pertama, tidak suka dengan apa yang mereka kerjakan. Mereka tidak menikmatinya. 

Sekarang, bayangkan kita memakan sesuatu yang tidak kita suka, tapi harus habis. 

Rasanya akan menyiksa sekali. Mereka tidak menikmati pekerjaan mereka, tapi karena dibayar untuk itu, mereka harus menyelesaikannya. Pasti juga sangat menyiksa sekali.

Begitu juga dengan hasilnya. Jika dua orang pertama mengerjakan dengan terpaksa, seperti apa sih hasil dari sebuah keterpaksaan? Pasti juga seadanya. 

Yang penting jadi. Berbeda dengan orang yang mencintai apa yang dia kerjakan dan membanggakan hal itu. 

Tentu dia akan mengerjakannya dengan kemampuan terbaiknya karena orang akan melihat hasil pekerjaannya dan dia sendiri pun begitu.

Lakukan yang terbaik dalam mengerjakan hal apapun, karena jika kita terpaksa maka hasil akan berbeda. Nikmatilah prosesnya 

(Sumber : The Amazing of Ikhlas - Ara )

MERASA RAGU MENINGGALKAN PEKERJAAN YANG TIDAK NYAMAN?

Freepik.com

Ketika kita ingin meninggalkan segala macam bentuk pekerjaan yang menurut kita gak baik contohnya riba.

Atau kita merasa melakukan pekerjaan yang selama hidup membuat jauh dari Allah. 

Kita merasa belum yakin terhadap apa yang kita lakukan adalah yang terbaik. 

Sehingga keraguan yang ada pada diri membisikkan bahwa jangan meninggalkan semua pekerjaan yang sudah di bangun bertahun-tahun.

Ini semua hanya bisikkan-bisikkan syetan yang terus menghantui hati kita untuk tetap melakukan pekerjaan yang tidak baik di hadapan Allah. 

Karena semua pekerjaan yang di lakukan sebaiknya yang mendapatkan ridho dari Allah.

"Allah akan menolong hambanya ada dua cara. Allah ngasih kita pertolongan pertama, kemudian baru pertolongan yang berikutnya. 

Pertolongan pertama apa? Pertolongan pertama dari Allah kepada hambanya ketika mereka punya masalah adalah Allah tolong hatinya. 

dikuatkan kesabarannya itu pertolongan pertama. Itulah pertolongan paling ajaib yang Allah berikan kepada hambanya. 

Kaya kita awal berhijrah sebutlah hijrah pekerjaan. Gak mau lagi riba, gak mau lagi yang syubhat, gak mau lagi yang haram. 

Apakah kita akan langsung dapat usaha dan langsung kemudian survive, kaya. 

Punya profesi yang luar biasa? Kayanya S.O.P nya gak kaya gitu deh.

Awalnya justru kita langsung diuji dengan lapar dulu, pendapatan gak sebesar yang dulu. 

Gak bisa jalan-jalan, dari keluarga juga mulai ada sedikit guncangan. Apa yang membuat kita bertahan dengan masalah-masalah seperti itu? Hati kita, Said Ust Hanan Attaki."

Percayalah ketika hati kita yakin dalam hal yang terbaik untuk mengubah diri kita menjadi yang lebih baik. 

Selalu ada pertolongan dari Allah yang tidak disangka-sangka. #Sharing

(Sumber : https://youtu.be/VFagvTdb3oI)

Friday, March 12, 2021

DI DUNIA TEMPATNYA MENGELUH - Inspirasi dari Hanan Attaki

Freepik.com

Kalau kita mengeluh tentang dunia kok hidup gini-gini amat ya? Kok setiap hari kok susah, kok gini kok gitu. Tenang aja dunia itu emang sifatnya kaya gitu. Sifat dunia itu keluh kesah.

Kenapa bisa kayak gitu? Karena dunia nikmat yang sedikit dibagi rame-rame. Kalau akhirat nikmat yang banyak dibagi sedikitan. Dunia itu nikmatnya sedikit banget kecil banget ringan dari sebelah sayap nyamuk dibagi milyaran orang.

"Kebayang gak tuh gimana sikut-sikutannya. Makanya wajar ada keluhan. Kalau akhirat nikmat yang berlimpah dibagi hanya sedikit orang. Jadi tidak ada keluhan nanti diakhirat, said Ust Hanan Attaki."

Dunia ini memang keluh kesah, kalau mau istirahat tidak ada lagi kecewa, tidak ada lagi sakit hati, tidak ada lagi keluh kesah, tidak khawatir dan tidak bersedih tempatnya cuma di surga. #Sharing  

Sumber : https://youtu.be/0ZUrXsuD7vk

Sunday, February 21, 2021

SOLUSI AGAR HIDUP BAHAGIA - Coretan Motivasi

Freepik.com

Merasa letih dalam menjalankan hidup yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Itu rasanya buat hati kita gelisah. Kenapa? Karena terkadang kita kurang rasa syukur.

Apa sih yang harus dilakukan agar hidup kita bahagia? Kuncinya bersyukur, gimana caranya? Sederhananya latihlah diri kita yaitu nikmat yang kita latih nikmat hidup, bangun tidur baca doa.

Syukuri hidup, sambil menghirup napas ucapkan Alhamdulillah, bisa napas. Saat duduk, Alhamdulillah bisa duduk. Bangun tidur dinikmati, jangan cari kurangnya harus cari lebihnya.

"Mensyukuri dengan menyebut nama Allah rasanya benar-benar manfaatnya, syukuri apa yang kita punya. Syukuri semuanya, said Aa Gym ."

Dinikmati & disyukuri! Kalau ada yang menghina, lihat yang tidak menghina, kalau ada yang menjelek-jelekkan. Lihat yang menghargai kenapa harus fokus sama yang menjelekkan. Jangan terlalu banyak mengeluh. #Sharing

CARA TERBAIK DALAM MENGHADAPI MASALAH - Inspirasi dari Hanan Attaki

Freepik.com

Setiap ada ujian pasti ada solusi dalam menyelesaikan masalahnya. Gimana caranya? Allah mengatakan coba beristighfarlah kalian, 

Satu, Allah pasti akan mengampuni,

Dua, Allah akan menurunkan hujan yang sangat lebat,

Tiga, Allah akan memberikan harta yang sangat banyak,

Empat, Allah akan memberikan keturunan untuk kalian,

Lima, Allah akan memberikan kebun-kebun atau ladang,

Enam, Allah akan memberikan air sungai yang mengalir,

Istighfar tapi fadilahnya macem-macem. 

"Sehingga masalah apa saja jawabnya sama, istighfar. Butuh air istighfar, butuh jodoh, istighfar. Pengen punya anak, istighfar. Kerjanya susah, istighfar. 

Apapun masalah kita, istighfar dan itu artinya apa? Artinya yang menghalangi kebaikan dalam hidup kita cuma satu dosa. Yang buat hidup kita susah itu cuma dosa. 

Makanya kalau pengen hidupnya jadi mudah hilangkan dulu dosa. Dan cara menghilangkan dosa itu hanya dengan istighfar, Said Ust Hanan Attaki."

Cara terbaik istighfarlah ketika kita ada masalah, dan apapun itu dalam menjalankan kehidupan untuk menjadikan lebih baik beristighfarlah. 

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”  (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir). #Sharing

Sumber : 

https://muslim.or.id/7702-membuka-pintu-rizki-dengan-istighfar.html

https://youtu.be/Ouw_2qyKB5o

BERUSAHA KERAS TAPI BUKAN JODOHNYA - Coretan Motivasi

Freepik.com

Bertahun-tahun menjalin hubungan dan berharap menjadi masa depan sesuatu yang belum pasti terjadi. 

Karena yang lama hubungannya juga belum tentu jodohnya. Gimana pun kita berusaha kalau takdirnya bukan dia, gak bisa tuh.

"Jadi bukan salah teman kita yang nyalip kita duluan. Padahal kita ngecenginnya sudah 2 tahun. Dia gak salah jadi jangan melampiaskan ke dia. Karena bukan salah dia, bukan dia yang nulis takdir, Said Ust Hanan Attaki."

Gimana pun kita berikhtiar, atau sebaliknya kalau emang takdirnya gak seperti yang kita harapkan, gak akan jadi. Allah yang mentakdirkan cewek ini atau laki-laki ini nikah sama perempuan atau laki-laki tersebut.

Jadi tidak perlu ada orang yang perlu kita salahkan, tidak ada sesuatu yang perlu kita keluh kesah kan. 

"Terus buat apa perjalanan 2 tahun, 3 tahun 10 tahun deketin dia, mencari ta'aruf & segala macem? 

Disitu kita belajar tentang banyak hal. Salah satunya tentang kebesaran Allah. Allah bilang bahwa pasangan itu takdir Allah, Said Ust Hanan attaki." 

Sekeras-kerasnya usaha kita untuk bersama dengan dia kalau Allah belum mentakdirkan ga bakalan jadi milik kita. 

Begitu juga sebaliknya kalau memang jodohnya mau sekeras apapun orang lain mendapatkannya ga bakalan jadi milik mereka. #Sharing

Sumber : https://youtu.be/ATHf7j9W95Q

Tuesday, February 16, 2021

REVIEW BUKU | MENJADI PRIBADI TANGGUH SELALU BERSYUKUR & TIDAK MENGELUH - Penulis Agusman 17An



Assalamua'alaikum man teman...

Udah lama nih saya gak nge review ya kan, kangen juga. Gimana kabar kalian sehat? Tetap jaga kondisi ya, semoga kita selalu diberi kesehatan aamiin.

Eh iya nih, masih pada semangat kan untuk terus menggapai cita-cita? Harus semangat dong, apalagi selagi matahari masih bersinar semuanya masih ada kesempatan. 

Udah pada baca kan judulnya yapss! Memang kalo mau semangat itu butuh vitamin penyemangat buat terus berjalan dan melangkah.

Salah satunya ya buku ini nih yang dikemas supaya kita menjadi manusia yang kuat, tangguh punya mental pejuang. 

Apa sih isi synopsisnya jadi di tuliskan "Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir, kecuali orang-orang yang melaksanakan shalat." (Q.S. Al-Ma'aarij [70] : 19-22)

Demikianlah manusia, lebih senang mengeluh daripada berusaha menjadi pribadi yang tangguh. Saat sedang mengalami kesusahan, mengeluh. Saat sakit, mengeluh.

Saat keinginan belum tercapai, mengeluh. Saat jodoh belum datang, mengeluh. Saat belum mendapat pekerjaan atau bahkan ketika sudah memiliki pekerjaan pun, mengeluh.

Padahal, hanya pribadi yang tangguh lah yang mampu menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapinya; tangguh cara berpikirnya, tangguh sikapnya, tangguh keyakinannya. 

Dibalut dengan hikmah yang sarat makna, buku ini berisikan kisah-kisah sederhana yang kerap kita temui polanya dalam lingkungan sekitar kita sehari-hari. Melalui kisah-kisah tersebut, kita dapat belajar menjadi pribadi yang tangguh. 

Yang masih penasaran apaa sih isinya nih saya lihat kan daftar isinya dulu :


Nih bagian depan daftar isinya, sedikit cerita kenapa sih mau review buku ini. Jadi nih ketika di toko buku banyak banget segala macam judul buku. Ketika saya baca pertama kali daftar isi Senjata terdahsyat adalah doa, makin penasaran untuk melihat yang lainnya. 

Bener aja pilihan saya gak salah, buku ini kasih contoh-contoh di dalam kehidupan sehari-hari. Bagian yang paling saya suka nih yang judulnya "Di remehkan? Segera Buktikan."

Awal tulisan ada pembangkit semangat "Bisa saja orang yang saat ini kita anggap sebagai anak bawang, kelak menjadi pemenang. Bisa saja orang yang saat ini dianaktirikan, kelak menjadi pusat perhatian. 

Bisa saja orang yang saat ini kita remehkan, kelak menjadi sangat dibutuhkan. Intinya, jangan suka merendahkan dan jangan berkecil hati jika diremehkan. Buktikan bahwa kita bisa dan penilaian mereka salah." - Agusman 17An - 

Apalagi nih yang suka ditanyain kapan nikah? Jodohnya udah Dateng belom? Pasangannya mana? Dibuku ini dikasih judul "Jangan khawatir, jodohmu telah Allah siapkan."

Salah satu petuah sarat makna penggugah jiwa :

Tentang kamu yang tak kutahu siapa dirimu.
Tentang kamu yang tak kutahu persis raut wajahmu.
Tentang kamu yang tak kutahu saat ini dimana keberadaanmu.
Tentang kamu yang telah Allah sediakan untukku.
Tentang kamu yang dirahasiakan Allah terhadapku.
Ah, terlalu berbelit kalimat-kalimat itu.
"Jodoh", itulah maksud dari bait-bait itu.

Tentang jodoh, kita tak perlu galau, risau, pun tahu; karena jika Allah berkata "saatnya", maka ia tak akan salah alamat, tak salah tempat, tak salah tanggal, bulan, dan tahun. Pasti tertuju kepada orang yang tepat.

Cukup firman-Nya menjadikan kita tenang, bahwa Allah menciptakan kita berpasang-pasangan (lihat surah Yaasiiin ayat 36)

Siang saja ada pasangannya; malam. Manis saja ada pasangannya; pahit. Apalagi kita yang merupakan karya agungnya Allah.

Sebelum jodoh itu datang menyapa, kualitas dirilah yang seharusnya segera kita tata. Sesuai yang kita yakini bersama, jodoh kita sesuai dengan diri kita. 

Jadi, sangatlah bodoh diri kita jika menginginkan pasangan saleh/salihah, tapi tak berusaha menjadi saleh/salihah.

Betapa bodohnya kita jika berharap jodoh yang cerdas, tapi kita tak berusaha untuk terus belajar.

Betapa tak masuk akal kiranya jika kita mendamba pasangan yang taat, tapi kita kerap maksiat.

Betapa tak mungkin jika kita menginginkan jodoh yang berakhlak mulia, tapi kita berusaha memperbaiki diri hingga memiliki akhlak yang penuh pesona.

Semoga kita mampu menjemput seseorang yang telah terukir namanya di Lauhul Mahfudz dengan cara yang Allah ridhoi, bukan dengan cara yang Allah murkai. Aamiin.

Gak nyesel punya buku ini, bukan cuma tulisannya yang buat semangat tapi dikasih contoh yang memang seperti nyata di kehidupan sehari-hari.

Kalo ada man teman tanya beli nya dimana di toko buku Gramedia banyak. Kalo review semuanya kan kagak muat yak jadi enak punya sendiri bukunya hihihi.  Oia Semoga penulis sehat selalu dan ilmunya terus bermanfaat bagi orang banyak. Semoga review buku ini bermanfaat :)

TIDAK PERLU KECEWA BILA KESULITAN DATANG - Coretan Motivasi

Freepik.com

"Tak perlu lagi kita takut akan persoalan masa depan. Tak perlu lagi kita kecewa bila kesakitan datang menghadang. 

Tak perlu lagi kesulitan dan kesusahan yang menyapa membuat diri kita merana. Karena setelah kesakitan, pasti Allah hadirkan kesembuhan. 

Setelah kesusahan, pasti ada kemudahan. Setelah kesukaran, pasti ada kesenangan yang menakjubkan." (Agusman 17An)

Arif menanyakan suatu permasalahan kepada gurunya "Wahai Guru, apa yang harus aku lakukan agar selalu tetap yakin akan sampai pada tujuan, saat ingin menciptakan masa depan tetapi banyak kesulitan yang kuterima?

Bagaimana caranya agar hidupku tetap tenang dalam menghadapi segala kesulitan hidup?"

Gurunya diam sambil menatap lekat-lekat wajah Arif dengan penuh keheranan, lalu balik bertanya,"Ada apa denganmu?Apa kau dalam masalah?"

"Aku hanya ingin tahu, Guru," suara Arif terdengar merendah,"Bagaimana agar aku bisa seperti Guru yang selalu tenang dan senang dalam menjalani hari, tanpa pernah kulihat sedikit pun kesedihan di wajah Guru?"

Namun, bukannya jawaban yang Arif terima, justru sebuah perintah untuk mencari jawaban sendiri. "Temukanlah sendiri apa yang akan membuatmu tenang saat menghadapi berbagai kesulitan, Nak.

Dengan begitu, kau akan mengetahui nikmatnya hidup dan kau akan memberikan makna lebih dalam pencarian masalah hidupmu."

Hari demi hari Arif mencari sendiri jawaban pertanyaan yang menyesakkan dadanya,"Saat mendapat kesulitan, hal apa yang membuat diri merasa tenang?"

Ia menemukan lagu yang berjudul "berakit-rakit ke hulu, berenang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu baru kemudian berbahagia." Mendengar lirik itu seketika Arif merasa tenang dan mendapat sedikit pemahaman.

Namun, Arif juga menemukan lirik yang serupa  "Berakit-rakit kita ke hulu, berenang kita ke tepian. Bersakit dahulu senang pun tak datang, malah mati kemudian."

Karena ada perlawanan dengan lirik lagu yang kedua Arif tak mendapatkan jawaban yang membuatnya tenang.

Tak patah arang dan tak putus asa, Arif kembali kepada pencariannya atas jawaban yang bisa mengenyangkan akalnya dan mendamaikan jiwanya.

Seketika, pikirannya tertuju kepada mutiara keindahan penuh pesona. Sebelum menjadi mutiara murni dan perhiasan berharga dambaan kaum hawa, kerang itu harus ditempa terlebih dahulu dengan berbagai cobaan, ujian dan rintangan.

Sebelum menjadi perhiasan mewah yang berharga jutaan bahkan ratusan juta rupiah, mutiara harus melalu proses yang sulit menyakitkan. Terbentuknya mutiara tidak dalam waktu sehari dua hari, tapi bertahun-tahun.

Arif kembali disadarkan bahwa kesulitan adalah penyaring untuk menjadikan kebahagiaan yang sesungguhnya. Bahwa kesakitan akan membuahkan kemewahan dan ketinggian kualitas.

Masih ingin menambahkan dan memantapkan keyakinan Arif mencari sosok makhluk ciptaan Tuhan yang spesial. Ya, makhluk itu tak lain adalah manusia, sama seperti dirinya.

Ia cari sosok manusia yang menurutnya telah sukses. Ia cari profilnya, ia baca sejarah hidupnya, dan ia telusuri perjalanannya dalam meraih yang dicita-citakannya.

Akhirnya, Arif mendapat kesimpulan bahwa mereka yang selama ini ia lihat begitu bahagia, sebelumnya telah melewati masa- masa sulit, masa-masa pahit, dan masa-masa sakit dalam menciptakan masa depan. 

Barulah Arif percaya bahwa ketenangan hidup akan kita dapatkan bila kita yakin kesulitan apapun yang kita terima akan membuahkan hasil yang membahagiakan.

Ada kebahagiaan yang membuncah dalam diri Arif setelah pertanyaan yang pernah ia ajukan kepada gurunya terjawab. Arif merasa puas, dan kedamaian dalam dadanya, ada ketenangan merasuk ke dalam jiwanya.

Tak perlu ia takut akan persoalan masa depan. Tak perlu lagi ia kecewa bila kesakitan datang menghadang. Tak perlu lagi kesulitan dan kesusahan yang menyapa membuat dirinya merana, 

karena dirinya telah benar-benar yakin bahwa setelah kesakitan, pasti ada kemudahan; setelah kesukaran, pasti ada kesenangan yang menakjubkan.

Penutup : " Kesabaran adalah keharusan bagi siapa saja yang ingin menuai keuntungan dalam hidup. Kesabaran adalah modal dasar dan komposisi utama yang harus dimiliki mereka yang ingin mewujudkan segala mimpi."

(Sumber : Buku Menjadi Pribadi Tangguh Selalu Bersyukur dan Tidak Suka Mengeluh - Agusman 17An)