Wednesday, October 21, 2020

WAKTU YANG PALING BAIK UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH - Inspirasi dari Hanan Attaki

Keadaan terdesak saat ujian datang memang butuh hati yang tenang dalam menyelesaikan masalah. Setiap permasalahan yang datang menghampiri merupakan salah satu bentuk Allah sayang dengan kita. 

Bersyukurlah masih diberikan teguran agar kita bertaubat. Saat kembali kepada sang pemilik segalanya dalam keadaan bersih seperti bayi baru lahir. 

"Kalau masih ramai berarti masih magrib, rame riuh orang masih pulang kerja segala macam. Isya orang keluar untuk ngopi bareng teman-teman, bareng keluarga makan cari jagung bakar. 

Jam sepuluh mulai pulang dari jalan-jalan keluarga. Jam sebelas mulai masuk kamar tidur, jam dua belas mulai hening. Makin ngantuk berarti mendekati waktu fajar. Makin lelah, makin lemah, berarti mendekati waktu fajar. 

Jam setengah empat atau jam tiga itu waktu yang hampir tidak ada lagi yang masih terbangun, terjaga semuanya masih pada tidur. Itulah waktu yang paling baik dan waktu itulah mendekati fajar. Apa filosofinya? Semakin sulit kehidupan seseorang, semakin dekat dengan pertolongan Allah. 

Semakin sulit keadaan seseorang, semakin baik waktu yang paling baik dia untuk berdoa kepada Allah Subhana Wa Ta'ala. Semakin sulit seseorang semakin dekat dengan sebuah jalan keluar, Said Ust Hanan Attaki."

Semua bisa teratasi jika kita selalu dekat dengan sang pencipta, percayalah bahwa pertolongannya lah yang sangat dekat. Jangan khawatir saat keadaan kita tertimpa musibah, atau ada masalah yang belum juga terselesaikan.

Dekatkan diri kepada Allah dengan seyakin-yakinnya karena Allah sangat dekat. Semua masalah bisa teratasi jika kita percaya dan yakin. #Sharing

Sumber : 

 


0 comments:

Post a Comment