Friday, July 24, 2020

MENGHILANGKAN RASA GALAU DARI DALAM HATI KITA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Sering kali ketika galau melanda dalam diri kita rasa khawatir terus menghantui pikiran kita. Sehingga hidup yang kita jalani merasa tidak berarti apapun untuk melakukan sesuatu. Ini semua harus dihindarkan jika kita sedang ditimpa musibah.

Hilangkan rasa galau di dalam hati kita untuk menerima kenyataan, bahwa ini semua sudah menjadi ujian dari Allah untuk kita lebih baik lagi. sikapilah keadaan ini dengan lapang dada dan sabar.

"Bedanya orang mukmin dengan gak mukmin. Orang mukmin kalau ada sedih, kalau ada khawatir, obatnya itu adalah mengingat Allah. Ala bidzikrillah, Ala Bidzikrillah tathmainnul qulub (hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tentram) itu mukmin. Itulah obat orang yang beriman.

Mungkin dia juga galau, mungkin dia juga lelah, mungkin dia juga sedih, mungkin dia juga khawatir. Tapi begitu diingatkan dengan nama Allah.'Tenang ada Allah, tenang Allah membantu, bukankah semua itu ada di tangan Allah?'

Langsung dia menjadi tenang, itulah mukmin. Sedangkan orang yang tidak beriman, walaupun dia mengaku mukmin, walaupun ktpnya islam. Tidak berhasil menjadi tenang dengan disebutkan nama Allah, itu gak ngaruh buat dia. Dia tenang, ketenangan dia cari jauh-jauh dengan jalan-jalan.

Dia mencari ketenangan itu dengan belanja, dia mencari ketenangan itu dengan menonton. Dia mencari ketenangan itu dengan mendapatkan uang yang banyak, dia mencari ketenangan itu dengan ketemu teman.

Dia mencari ketenangan itu di semua tempat, kecuali di langit. Dan dia tidak akan mendapatkan ketenangan yang sejati. Pada akhirnya dia tetap akan mengeluh, tapi bagi orang mukmin Allah dihatinya. Sehingga ketika dia diingatkan dengan nama Allah, otomatis dia menjadi tenang, Said Ust Hanan Attaki."

Ingat Allah ketika kita lagi senang, bahagia, ada masalah apapun itu. Selalu ingat Allah segalanya bisa terselesaikan. Kita lemah tak berdaya, tanpaNya kita bukanlah siapa-siapa. Setiap kesulitan pasti ada kemudahan. #Sharing 

0 comments:

Post a Comment