Friday, May 1, 2020

REVIEW BUKU | YA ALLAH AKU MAH APA ATUH. TANPA CINTAMU, AKU BUKANLAH APA-APA - Penulis @nasihatku


Assalamua'alaikum Man Teman, gimana kabarnya? Kangen deh.
udah lama ya saya ga review buku maklum sok sibuk haha. Ga kerasa sekarang udah masuk bulan puasa ya. Alhamdulillah masih bisa dipertemukan dibulan ramadhan yang penuh berkah ini :)

Kali ini saya akan mereview buku yang sebenarnya sudah lama ingin upload tapi karena kondisi yang belum memungkinkan, kalau kata orang mah belom jodoh waktunya haha. Buku yang sudah man teman lihat judulnya bikin gregetan yah. Isinya juga, membuat diri kita keluar dari kegelisahan. Apa lagi yang sedang galau, sangat cocok untuk baca buku ini.

Sedikit cerita ya, buku ini didapat secara gratis kenapa saya bilang gratis? ya karena ga bayar haha apasih. Jadi, ini buku punya keponakan yang memang koleksi bukunya banyak. Alhasil ketika saya tertarik dengan judulnya terjadilah pinjam meminjam. Bukan ga modal ya melainkan cari yang gratisan haha.

Yaudahlah ya lanjut aja ke bukunya. Udah ga sabar kan man teman? jadi nih dari sampul belakang aja sudah dikasih synopsis yang menggairahkan kita untuk langsung baca, apa sih isinya? mau tau nih :D

Ya Allah, aku mah apa atuh...

Karena cinta-Mu, aku bisa menghirup udara..merasakan oksigen..
Karena cinta-Mu, mata berkedip sesuai ritme yang Engkau atur
Karena cinta-Mu, telinga ini senantiasa rindu mendengar lantunan ayat-ayat sucimu
Ya Allah, aku mah apa atuh
Hanya ingin melangkahkan kaki untuk menuju ridha-Mu

Apakah Allah memperhatikan kita saat ini? Pasti. Apakah Allah Mahatahu persoalan yang sedang kita hadapi? Pasti. Apakah Allah tahu semua jalan keluar persoalan yang sedang kita hadapi? Tahu. Bahkan, Allah Mahatahu. Setiap persoalan pasti ada jalan keluar. Kadang kita sendiri yang terburu-buru mengaku lelah untuk menghadapi masalah. Kita merasa putus asa dari mendapat rahmat Allah.

Buku ini tentang cinta. Buku ini tentang bagaimana agar kamu, iya kamu, dan tentu kita semua, lebih mesra dengan Allah. Mengapa harus lebih mesra? Da kita mah apa atuh, tanpa cinta-Nya, sungguh kita bukanlah apa-apa...


Ini baru synopsisnya gimana isinya ya kan? Sabar ya. Nih buku udah saya baca berkali-kali ketika lagi galau, kesal, kok hidup gini-gini aja ya jawaban ketenangan ada disalah satu isi buku ini. Tenang aja saya bakalan review. By the way, kalau man teman ada buku yang bagus bisa sharing langsung dikomen bawah yak, biar saling berbagi informasi gitu hehe. Atau yang malas untuk membaca tapi pengen tau isinya kabarin aja, InsyaAllah bisa saya review :)

Balik lagi ke buku yak, jadi ada salah satu bab yang membuat bahwa diri kita ini diciptakan ada tujuannya? Kalau bukan diri kita yang percaya untuk sukses siapa lagi ya kan? YANG PENTING JANGAN MALAS! So, Allah itu saayaaaangggg bangeeeeedddd sama kita.

Ada empat kuasa Allah sama kita :

1. Allah menciptakan kita semua

Jadi, jangan pernah sedih dengan keadaan kita saat ini. Jangan juga kita mempertanyakan kekuasaan Allah, seperti : Ya Allah, kenapa saya gendut? Ya Allah, kenapa saya jelek? Ya Allah, kenapa saya pendek?

Dibalik setiap ciptaan Allah, selalu ada hikmah tersendiri bagi kita. Selalu bangga dengan diri sendiri, karena kita adalah ciptaan Allah. Jangan pernah menjelekkan orang lain, karena orang lain juga ciptaan Allah yang sempurna.

2. Allah mengurusi kita semua

Allah senantiasa mengurusi kita. Bayangkan, jika beberapa menit saja Allah tidak mengurusi kita, tentu kehidupan kita akan terasa sulit, bukan? Bayangkan, jika beberapa menit saja Allah tidak mengurus tubuh kita, mungkin kita merasa terus teraniaya. Tubuh ini bukan milik kita, tapi milik Allah. Jika tubuh ini milik kita, betapa sulitnya kita mengendalikan tubuh.

Bayangkan, seandainya kita harus mengatur sendiri fungsi, gerak, dan ritme tubuh kita? kedipan mata. Fungsi pencernaan, pendengaran, napas, jantung, dan yang lainnya? Kalau masih ada orang yang bilang, "Allah nggak sayang deh sama aku.." di manakah kebersyukurannya atas segala nikmat Allah yang dia terima? Jangan bersedih selama kita masih memiliki makanan untuk hari ini.

Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa hatinya tenang, badannya sehat, dan memiliki makanan untuk hari ini, ia laksana memiliki dunia dan seluruh isinya."

3. Allah berkuasa atas diri kita

Allah Mahakuasa atas segalanya. Allah selalu menunjukkan kepada kita jalan yang terbaik. Seorang gadis berkata kepada ayahnya."Ayah, aku ingin Ayah yang memutuskan siapa pendamping hidupku." Bayangkan Anda di posisi Ayah tersebut, sungguh gelisah perasaan sang ayah. Tidak mungkin seorang ayah sembarangan memilih pria bagi putri kesayangannya.


Lalu, mengapa sang anak meminta ayahnya untuk mencarikannya jodoh? Sebab, dia percaya bahwa ayahnya akan memberikan yang terbaik. Lalu, kenapa Maha Pemberi rezeki. Mahasutradara, Maha Mengatur hal terbaik, tak bisakah kita menggantungkan segala urusan hidup kepada Allah?

4. Semua akan kembali kepada Allah

Apa pun profesi kita, jabatan kita, seberapa pun banyak kekayaan kita, setinggi apa pun karier kita. Hidup ini hanyalah tentang perjalanan menuju PULANG.


PULANG menuju tempat kita berasal. Kita ini milik Allah, dan hanya kepada Allah kelak kita akan kembali. Segala yang kita miliki, termasuk kehidupan ini, hanyalah titipan Allah.

Sewaktu-waktu Allah kuasa untuk mengambil kembali apa yang menjadi milik-Nya, termasuk kehidupan. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kita milik Allah, kita hidup di dunia hanya untuk Allah dan kelak kita akan kembali kepada Allah.

Ini baru sebagian isinya saja, tapi sangat menyentuh. Masih banyak lagi bagian-bagian yang tentang perjuangan dan lain-lain. Kalau man teman nanya beli bukunya dimana sejujurnya ga tau dimana belinya namanya juga gratis ya kan. Coba cek di mbah google aja, siapa tau masih ada stok. Ga rugi punya buku ini, buat jadi motivasi kita kalau lagi galau gitu. Semoga bisa ambil hikmah dari tulisan ini ya. Keep spirit

0 comments:

Post a Comment