Monday, April 27, 2020

BISAKAH KITA MENGHINDAR DARI RISIKO? - Coretan Inspirasi

"Kalau kita sudah memahami nahwa risiko selalu ada, akan mempermudah kita 
dalam menghadapinya."
(-ARA- The Power Of Ikhlas)

"Dunia merupakan tempat yang sangat luas bagi kita, terlalu banyak hal yang sedang terjadi, terlalu banyak kekerasan dan kejutan. Cobalah kalau tidak percaya, Anda akan selalu mendapati diri kita tertinggal di belakang. Membutuhkan usaha yang terus-menerus untuk membuat anda bertahan, akan tetapi sayangnya, Anda masih saja ketinggalan.

Penemuan di bidang sains sangat luar biasa dan Anda pasrah saja menerimanya. Dunia politik terjadi dengan cepat, Anda kehabisan napas untuk terus mengikuti siapa yang masuk dan siapa yang keluar. Semuanya dalam tekanan yang sangat tinggi. Manusia tidak lagi mampu bertahan."

Tebak, tahun berapa jurnal itu dibuat? Jika anda mengira ini tahun 80 atau 90-an anda salah. mendekati pun tidak. Ini adalah salinan dari sebuah tulisan yang dimuat dalam Atlantic Journal,16 Juni, 1833 atau lebih dari 170 tahun yang lalu! 

Jadi, siapa bilang risiko itu hanya ada di zaman sekarang ini? Setiap zaman selalu memiliki risiko dan setiap orang harus bertahan sesuai keadaannya. Tetapi zaman sekarang lebih sulit? Tidak juga. Sama. Zaman dulu risiko tidak sebesar sekarang, tapi ilmu pengetahuan, peralatan, dan teknologinya tidak sebagus sekarang.


Risiko yang sekarang memang mungkin lebih besar, tapi alat bantu dalamnya menyelesaikannya juga lebih bagus. Jadi, secara perhitungan logis, kadar tingkat risikonya tetap sama pada tiap zaman.

Kalau begitu kesimpulannya adalah sangat sederhana Kita tidak bisa menghindar dari risiko. Kita harus menerima kenyataan bahwa apa pun memiliki risiko. Semakin besar kesuksesan yang kita inginkan, semakin besar pula risikonya. Bukankah semakin tinggi letak kita berdiri, semakin kencang pula anginnya?

Karena itulah, jika mendapatkan sesuatu, tidak ada cara lain selain menghadapi risiko tersebut. Menghindarinya akan membuat kita semakin jauh dari apa yang kita inginkan. Dan karena kita sudah memahami bahwa risiko ada dalam setiap sendi kehidupan, berarti seharusnya kita sudah mempersiapkan diri untuk mengatasinya.

0 comments:

Post a Comment