Saturday, April 4, 2020

AKU MAH APA ATUH, RENCANA ALLAH SELALU YANG TERBAIK! - Coretan Inspirasi

Namaku Reni. Aku terlahir sebagai seorang perempuan cacat, tanpa tangan, dan ditinggal begitu saja oleh orangtuaku. Begitu yang diceritakan Bi Asih, pengasuhku.

Aku tumbuh dan berkembang mandiri. Menulis, makan, dan memakai baju. Aku melakukannya sendiri. Aku tak mau diperlakukan istimewa yang justru hanya akan membuat orang memandang sebelah mata kepadaku.

Sejak SMP aku sudah mulai berhijab. Aku memakainya sendiri, tak mau mengandalkan orang lain. Memasuki bangku kuliah, aku juga pergi sendiri, naik bus menuju kampus. Aku tak pernah malu orang lain memandangku dengan tatapan aneh. Aku hanya ingin mereka tahu, aku bisa melakukan apa pun sendiri. Kekurangan adalah kelebihanku.

Lulus kuliah aku aktif di yayasan sosial yang menampung anak-anak berkebutuhan khusus. Aku dengan sabar mengajari mereka. Aku merasakan betapa mereka berkeinginan kuat untuk belajar, tapi butuh waktu. Kita saja yang perlu bersabar mengajari mereka.

Aku tak pernah punya pacar. Aku memang memiliki prinsip untuk tak berpacaran. Aku yakin, Allah Maha Mengatur segalanya. Allah selalu punya rencana terbaik, termasuk soal jodohku. Dengan kondisiku yang seperti ini, Allah pasti punya skenario yang mahaindah untuk kehidupanku.

Dan Mahabenar keputusan Allah. Aku bertemu seorang lelaki di tempat aku mengisi hari-hariku. Namanya Hari. Lelaki itu terlihat sebagai sosok yang baik, mengasihi, dan tak pernah menganggapku beda. Kami berkenalan dan saling berbagi cerita. Kami pun mulai dekat, dan tak lama kemudian Mas Hari menyatakan keinginannya untuk menikah denganku.

Baca Juga : Delapan Kebohongan Seorang Ibu

Masya Allah! Alhamdulillah! Aku selalu percaya bahwa ini adalah rencana Allah, aku kemudian mulai mengenal keluarga Mas Hari. Ternyata, Mas Hari adalah anak seorang komisaris salah satu bank di Indonesia. Mereka tak pernah memandangku berbeda, mereka memperlakukanku dengan penuh cinta.

Lalu, nikmat Tuhan mana yang pantas aku dustakan?

Apa yang bisa dipetik dari cerita di atas? Dari kisah ini kita belajar, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Allah mahakuasa dan Maha Mengatur segalanya. Dialah Sang Maha Memelihara dan Menjaga hidup manusia.

(Sumber : @nasihatku - Ya Allah AKu Mah Apa Atuh. Tanpa cintamu, aku bukanlah apa-apa)

0 comments:

Post a Comment