Tuesday, March 31, 2020

CARA MEMBENTUK RASA DI DALAM HATI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Mengagumi beberapa tokoh yang tidak lain untuk membangkitkan semangat saat melihat kisah yang diceritakannya begitu menginspirasi. Kemudian merasakan ilmu yang kita pelajari terkadang membutuhkan rasa untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Bukan tentang mempelajari tapi tentang rasa yang datang ke dalam hati kita untuk menerima apa yang di pelajari. Semua butuh yang namanya rasa untuk terus teringat dan menjadikan gambaran inspirasi untuk diri kita.

"Sesuatu tidak disebut pelajaran kalau sekedar kita mendengar lalu menjadi tahu dan itu namanya wawasan. Sesuatu baru disebut menjadi hikmah menjadi pelajaran. Ketika dia membentuk rasa bukan hanya ketika dihafal atau sekedar diketahui itu belum menjadi ilmu. Kalau sekedar dihafal dan diketahui saja maka orang yang tidak beriman juga bisa melakukannya. Tapi tidak merubah rasa apapun di hati mereka, di dalam perasaan mereka, Said Ust Hanan Attaki."

Baca Juga : Jangan Mencari Kesalahan Orang Lain

Sedangkan tujuan Allah mengangkat kisah-kisah di dalam Al Quran dan nabi menyampaikan di dalam sunnah baik kisah beliau sendiri dan bentuk adegan-adegan sirah maupun kisah-kisah sebelumnya dalam bentuk hadist-hadist yang panjang tujuannya apa? Supaya membentuk rasa di dalam diri kita. Rasa apa? banyak, diantara rasanya misalnya rasa suka dan tidak suka minimal banget rasa respect ataupun ngefans dengan tokoh-tokoh sholih.

Rasa datang ketika kita melibatkan Allah untuk selalu hadir didalam hati kita. Memperbanyak mengingat Allah dengan selalu berdzikir agar Allah memudahkan kita untuk meresapi ilmu yang kita pelajari akan menjadi berkah. Berusaha untuk terus menjauhi laranganNya dan selalu berdoa untuk diberikan hati yang ikhals dan sabar dalam menerima apapun untuk dijadikan pelajaran di dalam hidup kita. #Sharing

0 comments:

Post a Comment