Friday, February 7, 2020

JANGAN BANYAK ALASAN - Coretan Inspirasi



"Seseorang yang sudah menemukan alasan, dia akan memiliki kebiasaan untuk berhenti." 
(-ARA- The Amazing Of Ikhlas)

Seseorang sedang berjalan dalam hutan dan melihat sebuah lubang yang cukup besar. Di dasarnya ada harta karun yang sangat bernilai. Orang itu lalu mencondongkan badannya dan menjulurkan tangannya, tapi masih saja tak mampu menjangkau harta itu. Ia menyerah sambil mengeluh, "Lubangnya terlalu dalam, aku tidak bisa menjangkaunya. Terlalu dalam."

Orang lain datang ke sana dan bertanya,"Ada apa?"
"Ada harta karun di lubang itu, tapi tidak bisa dijangkau. Lubangnya terlalu dalam."

Orang kedua lalu berkata,"Minggir, akan aku tunjukkan bagaimana masalah sebenarnya."
Orang itu kemudian mengambil sebatang galah, "Masalahnya bukan lubangnya yang terlalu dalam, tapi tanganmu yang terlalu pendek."Ia menjulurkan galah, mengambil harta itu, lalu pergi.

Sering kali ketika kita mengeluh "Lubangnya terlalu dalam, kita tidak melakukan apa pun untuk memperbaikinya. Kita malah selalu bersikap negatif dan mengeluhkannya. Lubangnya tidak pernah terlalu dalam, tangan kita yang pendek.

Baca Juga : Cintailah Kekurangan Kita

Kelemahan manusia yang sangat besar ketika dia tidak berhasil menggapai kesuksesan yang dia inginkan adalah TERLALU SERING MENCARI ALASAN. Ketika ada kesempatan besar datang, dia beralasan belum siap. Ketika mau bertanding, dia beralasan kalah pun tidak apa-apa karena lawannya jauh lebih siap. Ketika dia mau berbisnis, dia beralasan tidak punya modal atau tidak memiliki jiwa bisnis.

Ketika ada proyek yang ditawarkan dengan keuntungan besar, dia beralasan risikonya terlalu besar sehingga menolak proyek tersebut.

Lihat? Bukan masalah yang membuat seseorang berhenti mengejar kesuksesannya. Dia sendiri yang mencari alasan untuk berhenti. Masalahnya selalu sama, kendalanya selalu sama, risikonya selalu sama. Tetapi orang itu sendiri yang memutuskan berhenti.

Barangkali, kita sendiri yang menghambat kesuksesan kita karena selalu mencari alasan dan pembenaran untuk tidak mengejar apa yang kita inginkan. Kalau sudah begitu, kapan kita akan mendapatkan kesuksesan yang kita inginkan jika terbiasa berhenti?

0 comments:

Post a Comment