Monday, February 3, 2020

BELAJAR IKHLAS - Coretan Inspirasi

Alkisah, ada saudagar yang terkenal baik hati dan sering memberi bantuan kepada sanak saudara atau teman yang datang meminta tolong kepadanya. Suatu hari, si saudagar sedang mengalami kesulitan, seakan menghadapi jalan buntu dan merasa perlu bantuan orang lain. Maka dia pun mendatangi teman dan saudara yang dulu pernah dibantunya.

Tetapi ternyata, tidak ada satu pun dari mereka tergerak untuk membantu. Bahkan saat dia bercerita mengenai masalah yang sedang dihadapinya, mereka cenderung cuek, tidak peduli, dan menganggap itu bukanlah urusan mereka.

Sesampai di rumah, si saudagar merasa terpukul, kecewa, dan marah. Dia tidak habis pikir, bagaimana mereka yang dulu merengek mohon bantuan dan telah dibantunya, sungguh tidak tahu bersyukur dan berterima kasih. Saat dia dalam kesulitan dan membutuhkan bantuan, mereka memperlakukannya seperti itu. Dan semakin dipikir, dia semakin kecewa dan marah. Keadaan ini sangat mengganggunya, dia menjadi sulit tidur, gampang marah, dan tidak bisa berpikir secara jernih.

Setelah berhari-hari si saudagar menjalani hidup yang tidak bahagia itu, dia memutuskan untuk pergi ke orang bijak. Setelah mendengar keluhan si saudagar, si orang bijak berkata,"Anak muda, paman tahu kalau kamu orang yang baik, suka membantu orang lain, tetapi saat ini kebaikan hatimu malah berakibat buruk. Kamu merasa tidak bahagia, kecewa, dan marah kenapa bisa begitu?

Baca Juga : Doa Merubah Segalanya

Menurut paman, pertama, kamu telah salah menilai orang lain. Harapan kamu adalah orang yang telah kamu bantu akan membalas budi dan kenyataan tidak begitu maka yang salah adalah kamu sendiri. Kedua, jika kamu ingin mendapat imbalan atas bantuanmu, saat membantu, kamu harusnya memberi pelajaran kepada mereka bagaimana cara berterima kasih.

Ketiga, jika kamu tidak ingin dikecewakan orang lain maka berilah bantuan tanpa harapan atas imbalan apa pun. Karena perbuatan baik yang telah kamu lakukan janganlah kehilangan makna dan dikotori dengan keinginan untuk dibalas yang bila tidak kesampaian, akan menimbulkan kecewa, marah, dan kemudian benci di hatimu.

Pesan : Saat ada orang lain yang membutuhkan pertolongan maka bantulah tanpa harus memikirkan apa yang akan jadi balasan dari orang yang kita bantu. Karena jika kita membantu orang lain maka di saat kita mengalami kesulitan, pasti dengan mudahnya ada oarang lain yang akan membantu kita meskipun orang itu bukanlah orang yang kita tolong dulu. Semudah itu sebenarnya beramal kepada sesama.

0 comments:

Post a Comment