Thursday, January 30, 2020

JANGAN BERSEDIH DAN PUTUS ASA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Putus asa bukan menjadi pilihan dalam hidup! Apalagi memikirkan kejadian-kejadian yang membuat kita kecewa dalam hidup. Semua yang terjadi di dunia merupakan gambaran kita untuk berusaha menabung bekal untuk diakhirat. Karena dunia ini hanya sementara.

Untuk meyakinkan diri kita bahwa apapun ujiannya, maupun masalahnya. Allah selalu bersama kita. Perhatikan surat ad duha 

wad duha,
Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

wal laili iza saja,
Dan demi malam apabila telah sunyi,

ma wadda'aka rabbuka wa ma qala,
Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,  

wa lal akhiratu khairul laka minal ula
Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.
 
wa lasaufa yu'tika rabbuka fa tarda
Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karuniaNya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

a lam yajidka yatiman fa awa
Bukankah ia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu), 

wa wajadaka dallan fa hada
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu dia memberi petunjuk,

wa wajadaka a ilan fa agna
Dan Dia mendapatimu sebagai seseorang yang kekurangan, lalu Dia memberi kecukupan.

fa ammal yatima fa la taq har
Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang

wa ammas sa ilafa la tan har
Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardiknya 

wa amma bini'mati rabbika fa haddis
Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan besyukur)

Ini ayat ketika nabi hampir putus asa, turun ketika nabi dalam keadaan berkeluh kesah. Ketika Nabi dalam keadaan tidak percaya diri, dalam keadaan bersedih kenapa? karena wahyu enam bulan sudah tidak turun. Jarang banget sampai selama itu wahyu tidak turun.

Baca Juga : Yakinlah, Pasti Ada Jalan Keluar Di Setiap Masalah

"Jadi kaya ibarat kita tuh udah enam bulan tidak ketemu dengan kekasih kita, dan enam bulan tidak dapat whatsapp dari pasangan kita. enam bulan loh, atau enam bulan whatsapp kita tidak dibaca-baca. Pernah ga whatsapp nya tidak dibaca-baca selama enam bulan. Paling-paling dua hari atau tiga hari udah baper berat yah, apalagi sampai enam bulan Nabi tidak dapat wahyu selama enam bulan. Tidak ketemu jibril sampai Nabi berpikir, jangan-jangan saya sudah dipecat sebagai seorang Nabi. Sedih banget, jangan-jangan Allah benci sama saya, jangan-jangan Allah sudah ninggalin saya, jangan-jangan Allah tidak ridho lagi dengan saya. Gimana ini? Turunlah ayat wad duha. ayat ke tiga yang artinya Tuhanmu tidak akan meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu, said Ust Hanan Attaki.

Ini ayat buat kita, kalau ada yang mengatakan apa maunya Allah sama saya, kayanya Allah gak ridho nih sama saya jadi orang bener. Apa sih yang Allah pengen dari saya semua sudah saya lakukan tapi kok jadi kaya gini Allah menjawab ma wadda'aka rabbuka wa ma qala, Allah itu ga pernah benci sama kamu wahai hambaku, dan Allah ga pernah meninggalkan kamu.

Kemana Allah ketika saya butuh, kenapa Allah tidak menjabah doa saya dan seterusnya. Ketika kita mengeluh ayatnya ma wadda'aka rabbuka wa ma qala. Ketika kita merasa dulu sebelum saya hijrah kayanya hidup saya enak-enak saja lempeng, sekarang setelah hijrah kenapa rezeki saya jadi seret jadi ga enak ma wadda'aka rabbuka wa ma qala. 

Jangan berputus asa dengan rahmat Allah, ada yang bilang saya pernah zina ya Allah semuanya diampuni, saya pernah minum, narkoba segala macam semuanya diampuni. Saya banyak memakan riba semuanya diampuni. Saya pernah melakukan syirik semuanya diampuni, tidak ada dosa yang tidak diampuni oleh Allah. Allah itu baik banget! #Sharing

0 comments:

Post a Comment