Thursday, January 16, 2020

BERJUANG DALAM HIDUP DAN TIDAK MUDAH MENYERAH - Coretan Inspirasi

Bedanya orang sukses dan gagal adalah orang sukses itu mengambil tindakan di setiap kesempatan yang datang padanya sedangkan orang gagal membiarkan kesempatan itu berlalu dengan selalu mengeluh karena merasa tidak yakin dengan kemampuannya. Keyakinan pada diri sendir adalah hal penting di saat oran glain tidak percaya dengan kemampuan kita karena sesungguhnya hidup dan masa depan kita ditentukan oleh diri sendiri. Pesan (Deassy M. Destiani - Bukan Untuk Dibaca/The Most Inspiring Story)

Dua ekor katak berlompatan dengan riang di halaman rerumputan sebuah peternakan sapi. Seorang ibu yang sedang membersihkan halaman kandang melihat kedua katak itu berusaha mengusir dengan sebuah gagang sapu dan membuat kedua katak itu lari ketakutan.

"Cepat, sembunyi di sana," kata salah seekor katak itu. "Saya melihat tempat persembunyian yang baik dan pasti sulit dijangkau oleh gagang sapu itu," kata si katak menunjuk arah kandang sapi perah yang ada di dalam peternakan tersebut.

Baca Juga : Cara Membuat Hidup Bermanfaat

"Ayo, cepat!" seru si katak dan keduanya melompat tinggi, lebih tinggi, semakin tinggi lompatammya agar bisa segera menuju pagar kandang tempat mereka akan bersembunyi. "Plung!" pada lompatan terakhir, keduanya serentak mendarat di sebuah ember yang berisi susu segar dan segera mereka berenang ke tepi ember dan berusaha untuk naik keluar dari ember itu sambil sesekali melompat, tapi tidak berhasil.

"Oh kawan, habislah kita kali ini. Ember aluminium ini sangat licin, rasanya tidak mungkin memanjatnya. Habislah kita kali ini, kita tak bisa ke mana-mana lagi, kita akan mati tenggelam di sini" kata katak kedua.

"Terus berusaha, terus berenang, terus mendayung," kata katak pertama, "pasti ada cara agar bisa keluar dari tempat ini, ayo pikirkan, jangan menyerah."

Mereka berdua pun mendayung dan berenang ke sana ke mari. Kedua katak itu berusaha keras agar bisa terbebas sambil sesekali melompat berusaha melewati bibir ember. Setelah sekian jam mereka mendayung katak kedua mulai mengeluh lagi,"Ugh, saya sungguh lelah sekali, saya benar-benar kehabisan tenaga, susu ini kental sekali dan terlalu licin  untuk keluar dari tempat ini."

"Ayo, teruslah berusaha, jangan menyerah!" kata katak pertama memberi semangat.

"Percuma saja, tidak akan pernah keluar hidup-hidup dari tempat ini, kita pasti mati di sini," keluhnya makin lemah. Gerakan katak kedua itu makin lama makin lambat dan akhirnya tidak bergerak lagi, ia mati.

Sementara itu katak pertama tidak putus asa, dengan sisa-sisa tenaganya masih berenang dan terus mendayung sendirian sambil sesekali berpikir untuk menyusul temannya yang tubuhnya kaku setengah tenggelam itu. Lamat-lamat terdengar ayam berkokok dna tanpa sadar kaki-kaki katak kedua itu serasa mendapat pijakan, kata itu sudah tidak mendayung lagi karena kakinya terasa berdiri di atas setumpuk mentega hasil karyanya semalaman.

Dan katak itu pun melompat untuk keluar dan terbebas dari ember yang mengubur temannya.

0 comments:

Post a Comment