Monday, January 13, 2020

BELAJAR KEHIDUPAN DARI BENANG KUSUT - Coretan Inspirasi

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ibu lakukan? Ibu menerangkan, bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberi tahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, ibu akan menyelesaikan sulaman ini. Setelah selesai, kamu akan ibu panggil, ibu dudukkan di atas pangkuan, dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil,"Annakku, mari ke sini, dan duduklah di pangkuan ibu!"

Waktu kulakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tak percaya melihatnya karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Lantas ibu berkata, "Anakku, dari bawah memang tampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari, bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan."
---
Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah, "Allah, apa yang Engkau lakukan?"

Ia menjawab, "Aku sedang menyulam kehidupanmu."

Dan aku membantah,"Tetapi tampaknya hidup ini ruwet, beang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"

Kemudian Allah menjawab,"Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu dan aku juga menyelesaikan pekerjaan-Ku di bumi ini. Suatu saat nanti aku akan memanggilmu ke surga dan mendudukanmu di pangkuan-Ku, dan kamu akan melihat rencana-Ku yang indah dari sisi-Ku."

Pesan : Apa yang menurut kita baik belum tentu baik pula di mata Allah. Jika sudut pandang Allah berbeda dengan kita maka yakinlah bahwa apa yang Allah takdirkan dan rencanakan buat kita adalah sebuah anugerah terbaik dari-Nya.

(Deassy M. Destiani - Bukan Untuk Dibaca/The Most Inspiring Story)

0 comments:

Post a Comment