Friday, January 3, 2020

4 CARA MEMANFAATKAN WAKTU AGAR BERUNTUNG DALAM HIDUP

Waktu yang diberikan ke semua orang adalah 24 jam. Baik untuk orang sukses, kaya, miskin, sederhana apapun itu semua sama diberi jatah waktu dua puluh empat jam. Perbedaannya ada yang diberikan waktu tidak dipergunakan sebaik mungkin dan ada yang dipergunakan sebaik mungkin.

Terlihat dari produktivitas yang dilakukan masing-masing orang. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin merupakan hal yang bermanfaat bagi diri kita bukan orang lain. Ada caranya agar waktu kita tidak terbuang sia-sia.

4 Cara memanfaatkan waktu dengan baik :

1. Beriman, paham kebenaran

Setiap hari harus belajar. Bukan mendengar, bukan hanya melihat tapi paham. Karena Rasulullah menjanjikan "Barang siapa yang dikehendaki Allah kebaikan baginya, Allah pahamkan agama". Hari terus berganti iman itu pupuknya ilmu, orang yang tidak belajar dia tidak akan bisa paham. Tidak paham, tidak akan kuat iman. RUGI. Makanya tiap hari harus punya waktu untuk belajar, wajib karena itulah yang membuat kita beruntung. Umur semakin tua, masalah bertambah, pemahaman tidak bertambah pasti hanya emosi dan mungkin tensi yang bertambah. Belajar itu kuncinya paham, pahamlah yang membuat kita bisa berbuat sesuatu.

2. Niatkan sebagai amal Sholeh

Pastikan setiap aktivitas apapun niatkan sebagai amal sholeh. Rugi kita menjalani sesuatu tidak menjadi amal yang diterima Allah. Belajar, sekolah, bekerja, bisnis, aktivitas, apapun harus jadi amal sholeh. Maka kuncinya dua periksa niat, apa yang saya cari harus lilahi ta'ala. yang kedua benarkah yang saya lakukan ini dijalan Allah atau tidak, itu saja yang kita lakukan.

3. Mencari Nasehat

Setiap hari harus mencari input/nasehat supaya kita tahu apa yang harus kita perbaiki dan harus stand up. Harus mau berbuat sesuatu mengajak orang lain jadi baik. Jangan pasif, lihat orang buang sampah jangan diam. Lihat orang parkir sembarangan jangan diam. Harus mengajak dengan cara yang baik dengan hikmah. Tidak beruntung kalau kita diam saja.

Baca Juga : Solusi Menyelesaikan Masalah Dalam Hidup

Kalau sesuatu kesempatan berbuat baik, dan orang baik diam maka kesempatan itu akan diambil oleh orang yang tidak baik. Misal orang buang rokok kita diam, penuh kita dengan sampah. Karena kita diam itu tidak baik dalam islam. Keberuntungan bagi orang yang mau stand up mau mengajak orang lain kepada kebaikan.

Ada orang yang sibuk perbaiki diri dan tidak pernah peduli kepada orang lain yang berbuat kesalahan. Jadi kalau kita ingin termasuk yang beruntung, tidak cukup untuk memperbaiki diri tapi juga harus mengajak orang lain menjadi baik. Mencegah kemungkaran dengan cara yang hikmah.

4. Melatih diri

Setiap hari kita harus meningkatkan dan melatih diri agar bisa semakin menahan diri dan bisa mengendalikan diri. Dan juga mengajak orang lain untuk jadi ahli sabar. Karena semua masalah diawali dengan ketidakmampuan menahan diri, tidak mampu mengendalikan diri, dan tidak mengajak orang lain mengendalikan diri. Semua maksiat itu karena ketidak sabaran. Oleh karena itu meningkatkah perasaan kita untuk menjaga pandangan, menjaga lisan, menjaga pendengaran, menjaga hati, menjaga sikap. Dan ajak orang menjaga pikiran, lisan, hati untuk melakukan yang baik inilah orang yang beruntung.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=7ChBVVlqXmI

0 comments:

Post a Comment