Thursday, January 30, 2020

JANGAN BERSEDIH DAN PUTUS ASA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Putus asa bukan menjadi pilihan dalam hidup! Apalagi memikirkan kejadian-kejadian yang membuat kita kecewa dalam hidup. Semua yang terjadi di dunia merupakan gambaran kita untuk berusaha menabung bekal untuk diakhirat. Karena dunia ini hanya sementara.

Untuk meyakinkan diri kita bahwa apapun ujiannya, maupun masalahnya. Allah selalu bersama kita. Perhatikan surat ad duha 

wad duha,
Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

wal laili iza saja,
Dan demi malam apabila telah sunyi,

ma wadda'aka rabbuka wa ma qala,
Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,  

wa lal akhiratu khairul laka minal ula
Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.
 
wa lasaufa yu'tika rabbuka fa tarda
Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karuniaNya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

a lam yajidka yatiman fa awa
Bukankah ia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu), 

wa wajadaka dallan fa hada
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu dia memberi petunjuk,

wa wajadaka a ilan fa agna
Dan Dia mendapatimu sebagai seseorang yang kekurangan, lalu Dia memberi kecukupan.

fa ammal yatima fa la taq har
Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang

wa ammas sa ilafa la tan har
Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardiknya 

wa amma bini'mati rabbika fa haddis
Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan besyukur)

Ini ayat ketika nabi hampir putus asa, turun ketika nabi dalam keadaan berkeluh kesah. Ketika Nabi dalam keadaan tidak percaya diri, dalam keadaan bersedih kenapa? karena wahyu enam bulan sudah tidak turun. Jarang banget sampai selama itu wahyu tidak turun.

Baca Juga : Yakinlah, Pasti Ada Jalan Keluar Di Setiap Masalah

"Jadi kaya ibarat kita tuh udah enam bulan tidak ketemu dengan kekasih kita, dan enam bulan tidak dapat whatsapp dari pasangan kita. enam bulan loh, atau enam bulan whatsapp kita tidak dibaca-baca. Pernah ga whatsapp nya tidak dibaca-baca selama enam bulan. Paling-paling dua hari atau tiga hari udah baper berat yah, apalagi sampai enam bulan Nabi tidak dapat wahyu selama enam bulan. Tidak ketemu jibril sampai Nabi berpikir, jangan-jangan saya sudah dipecat sebagai seorang Nabi. Sedih banget, jangan-jangan Allah benci sama saya, jangan-jangan Allah sudah ninggalin saya, jangan-jangan Allah tidak ridho lagi dengan saya. Gimana ini? Turunlah ayat wad duha. ayat ke tiga yang artinya Tuhanmu tidak akan meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu, said Ust Hanan Attaki.

Ini ayat buat kita, kalau ada yang mengatakan apa maunya Allah sama saya, kayanya Allah gak ridho nih sama saya jadi orang bener. Apa sih yang Allah pengen dari saya semua sudah saya lakukan tapi kok jadi kaya gini Allah menjawab ma wadda'aka rabbuka wa ma qala, Allah itu ga pernah benci sama kamu wahai hambaku, dan Allah ga pernah meninggalkan kamu.

Kemana Allah ketika saya butuh, kenapa Allah tidak menjabah doa saya dan seterusnya. Ketika kita mengeluh ayatnya ma wadda'aka rabbuka wa ma qala. Ketika kita merasa dulu sebelum saya hijrah kayanya hidup saya enak-enak saja lempeng, sekarang setelah hijrah kenapa rezeki saya jadi seret jadi ga enak ma wadda'aka rabbuka wa ma qala. 

Jangan berputus asa dengan rahmat Allah, ada yang bilang saya pernah zina ya Allah semuanya diampuni, saya pernah minum, narkoba segala macam semuanya diampuni. Saya banyak memakan riba semuanya diampuni. Saya pernah melakukan syirik semuanya diampuni, tidak ada dosa yang tidak diampuni oleh Allah. Allah itu baik banget! #Sharing

Thursday, January 23, 2020

BERSYUKUR DALAM HIDUP MAKA REZEKI AKAN BERTAMBAH - Coretan Inspirasi


Apa yang terjadi pada diri kita semuanya sudah diatur oleh Allah swt., tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Jadi selalulah berserah diri atas apa yang terjadi pada diri kita semata hanya karena-Nya.

Ada pepatah Cina kuno mengatakan :

Dengan MELIHAT, aku TAHU. DEngan MENDENGAR, aku MENGERTI. Dengan MENJALANI, aku PAHAM. Selalu bersyukur  akan membuat kita bahagia.

Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya...

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya,"Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?"

Si sopir menjawab,"Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya suka."

Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi,"Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"

Sopirnya menjawab,"Begini, Pak, saya sudah belajar, bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai karena itu saya selalu menyukai apa pun yang saya dapatkan."

Baca Juga : Keraguan Dalam Hati

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan ta bersyukur akan senantiasa membebani. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai targetn dan keinginan.

Anda begitu terobsesi oleh rumah besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudha mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, justru menginginkan yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyaknya harta yang dimiliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan perngertian mengenai orang 'kaya'. Orang yang 'kaya' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari, bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perusahaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki da syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seseorang pengarang mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria karena masih bisa mempergunakan tangannya. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai mengucap syukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah adanya kecenderungan untuk membanding-bandingkan diri ke mana pun pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu."

Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab,"Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu."

Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia  terkejut melihat penghuninya terus-menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak,"Lulu, Lulu.:"

"Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan.

Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu..."

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Cerita terakhir adalah mengenai seseorang ibu yang sedang terapung di laut karena kepalanya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab,"Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.

(Deassy M. Destiani - Bukan Untuk Dibaca/The Most Inspiring Story)

KERAGUAN DALAM HATI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Pernah gak sih ngalamin keraguan dalam hati? kita menginginkan sesuatu yang secara logika terlalu besar untuk mencapainya sehingga diri kita merasa tidak mampu untuk meraihnya. Mau tau gak ini semua penyebabnya apa? kurangnya iman didalam hati kita yang menyebabkan keraguan. Untuk meraih sesuatu harus benar-benar yakin dengan sungguh-sungguh ahwa kita bisa meraihnya atas ijin Allah.

"Orang beriman itu bertingkat-tingkat, jadi rasa dihati kita itu ga sama. Ada yang kuat banget, ada yang biasa-biasa saja, ada yang sedikit, ada yang putus-putus. Sekali ada rasa, sekali ga artinya sekali yakin, sekali ragu. Kalau sakitnya hanya panas doang, dia yakin Allah maha penyembuh. Ketika sakitnya mulai parah mulsi ragu pada Allah kenapa begitu kalau sakit kepala ringan, dia yakin sama Allah maha penyembuh jadi sembuh. Giliran sakitnya agak parah dia ragu bahwa Allah maha penyembuh, makanya dia ga sembuh-sembuh. Yang jelas tidak ada iman yang sia-sia, iman itu sekecil biji zara nilainya lebih dari langit dan bumi, Said Ust Hanan Attaki."

Baca Juga : Mencari Cinta Sejati

Jadi kalau kita ingin melihat keajaiban dalam diri kita, kita butuh ngecharge iman kita setiap hari. Ketika kita menginginkan sesuatu tinggal berdoa kepada Allah dengan hati yang mantap tanpa ada keraguan sedikitpun. Lihat apa yang akan terjadi dalam hidup kita. Serahin semua hidup kita hanya kepada Allah, keraguan itu hanya godaan-godaan syetan yang tidak menyukai kalau kita berhasil untuk menjadi lebih baik. #Sharing

MENCARI CINTA SEJATI - Inspirasi dari Hanan Attaki

Setiap orang memiliki rasa yang begitu besar untuk orang yang disayang. Kepada istri, suami, keluarga dan hal yang kita benar-benar menaruh hati padanya. Tapi semua itu tidak abadi jika cintanya masih kepada makhluk. Taukah cinta sejati yang sesungguhnya?

"Kalimat alam yajid ka yaatiman faaawa itu adalah kalimat pembuktian seolah-olah Allah ngomong ke kita tuh gini. Kamu ga inget dulu ketika kamu gini, siapa yang nolong kamu. Emangnya kamu ga inget dulu ketika kamu terpuruk, siapa yang buat kamu tetap survive. Ketika kamu hampir celaka, siapa yang menyelamatkan kamu? Ketika kamu gini, siapa yang menolong kamu dan seterusnya . Allah pengen ngingetin kita, kita tuh awalnya gak punya apa-apa. Bukan siapa-siapa ga bermodalkan apapun. Allah yang faawa, fahada, fa aghna, itu terjadi pada kehidupan kita masing-masing, Said Ust Hanan Attaki."

Baca Juga : Bersyukur Dalam Hidup Maka Rezeki Akan Bertambah

Siapapun boleh meninggalkan kita, tapi Allah tidak pernah meninggalkan kita. tidak ada cinta yang lebih sejati dan pastinya kecuali cinta Allah kepada hambanya. Karena Allah selalu ada disaat kita senang maupun susah, apapun yang terjadi dalam hidup kita semua atas kehendak Allah. Teruslah berdoa untuk menjadikan yang lebih baik dari hari kemarin, karena Allah bersama kita. #Sharing

Thursday, January 16, 2020

CARA MEMBUAT HIDUP BERMANFAAT - Inspirasi dari Hanan Attaki


Menjadi seseorang yang mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup. Atau menetapkan sesuatu keinginan yang besar perlu adanya perjuangan. Karena kalau dalam hidup tidak mempunyai keinginan yang besar yang kita perjuangkan, yang kita bela-balin, dan yang kita fokus banget kepadanya berarti kita masih belum jelas.

"Orang yang sudah jelas hidupnya tuh, ia tahuu apa yang dia sedang perjuangkan. Orang yang sudah jelas hidupnya tuh, ia tahu kenapa dia berkorban. Apa yang harus dia korbankan, apa yang harus ia kesampingkan dan apa yang harus ia bela. Dia tahu betul tujuan dan prinsip hidupnya. Dia punya cita-cita keinginan yang jelas, dan punya keinginan yang besar. Itu akan dia perjuangakan habis-habisan.

Baca Juga : Kisah Keberhasilan Karena Tindakan

Orang yang masih bingung dalam hidupnya ingin melakukan apa yang paling penting berarti belum jelas. Apalagi kalau merasakan dimana hari kita itu berlalu dengan sia-sia, atau kalau kita tidak bersemangat menanti datangnya terbit matahari, tidak bersemangat menanti hidup, berarti hidupnya belum jelas, Said Ust Hanan Attaki."

Kalau kita punya keinginan harus detail untuk memperjuangkan. Misalnya ingin menjadi dokter, bukan hanya inginnya saja tetapi kita harus tahu cara menuju menjadi dokter itu seperti apa. Berusaha semaksimal mungkin untuk berjuang habis-habisan mewujudkan apa yang kita inginkan. #Sharing

BERJUANG DALAM HIDUP DAN TIDAK MUDAH MENYERAH - Coretan Inspirasi

Bedanya orang sukses dan gagal adalah orang sukses itu mengambil tindakan di setiap kesempatan yang datang padanya sedangkan orang gagal membiarkan kesempatan itu berlalu dengan selalu mengeluh karena merasa tidak yakin dengan kemampuannya. Keyakinan pada diri sendir adalah hal penting di saat oran glain tidak percaya dengan kemampuan kita karena sesungguhnya hidup dan masa depan kita ditentukan oleh diri sendiri. Pesan (Deassy M. Destiani - Bukan Untuk Dibaca/The Most Inspiring Story)

Dua ekor katak berlompatan dengan riang di halaman rerumputan sebuah peternakan sapi. Seorang ibu yang sedang membersihkan halaman kandang melihat kedua katak itu berusaha mengusir dengan sebuah gagang sapu dan membuat kedua katak itu lari ketakutan.

"Cepat, sembunyi di sana," kata salah seekor katak itu. "Saya melihat tempat persembunyian yang baik dan pasti sulit dijangkau oleh gagang sapu itu," kata si katak menunjuk arah kandang sapi perah yang ada di dalam peternakan tersebut.

Baca Juga : Cara Membuat Hidup Bermanfaat

"Ayo, cepat!" seru si katak dan keduanya melompat tinggi, lebih tinggi, semakin tinggi lompatammya agar bisa segera menuju pagar kandang tempat mereka akan bersembunyi. "Plung!" pada lompatan terakhir, keduanya serentak mendarat di sebuah ember yang berisi susu segar dan segera mereka berenang ke tepi ember dan berusaha untuk naik keluar dari ember itu sambil sesekali melompat, tapi tidak berhasil.

"Oh kawan, habislah kita kali ini. Ember aluminium ini sangat licin, rasanya tidak mungkin memanjatnya. Habislah kita kali ini, kita tak bisa ke mana-mana lagi, kita akan mati tenggelam di sini" kata katak kedua.

"Terus berusaha, terus berenang, terus mendayung," kata katak pertama, "pasti ada cara agar bisa keluar dari tempat ini, ayo pikirkan, jangan menyerah."

Mereka berdua pun mendayung dan berenang ke sana ke mari. Kedua katak itu berusaha keras agar bisa terbebas sambil sesekali melompat berusaha melewati bibir ember. Setelah sekian jam mereka mendayung katak kedua mulai mengeluh lagi,"Ugh, saya sungguh lelah sekali, saya benar-benar kehabisan tenaga, susu ini kental sekali dan terlalu licin  untuk keluar dari tempat ini."

"Ayo, teruslah berusaha, jangan menyerah!" kata katak pertama memberi semangat.

"Percuma saja, tidak akan pernah keluar hidup-hidup dari tempat ini, kita pasti mati di sini," keluhnya makin lemah. Gerakan katak kedua itu makin lama makin lambat dan akhirnya tidak bergerak lagi, ia mati.

Sementara itu katak pertama tidak putus asa, dengan sisa-sisa tenaganya masih berenang dan terus mendayung sendirian sambil sesekali berpikir untuk menyusul temannya yang tubuhnya kaku setengah tenggelam itu. Lamat-lamat terdengar ayam berkokok dna tanpa sadar kaki-kaki katak kedua itu serasa mendapat pijakan, kata itu sudah tidak mendayung lagi karena kakinya terasa berdiri di atas setumpuk mentega hasil karyanya semalaman.

Dan katak itu pun melompat untuk keluar dan terbebas dari ember yang mengubur temannya.

KISAH KEBERHASILAN KARENA TINDAKAN - Coretan Inspirasi

Ini cerita kecil di balik kesuksesan Columbus yabg menemukan Benua Amerika. Setelah penemuan yang fenomenal itu, Columbus menjadi sangat terkenal dan diagung-agungkan oleh Raja dan seluruh rakyat. Columbus pun diangkat menjadi bangsawan kehormatan kerajaan. Kepopuleran Columbus itu membuat beberapa orang menjadi iri kepadanya.

Suatu hari, Columbus mengadakan perjamuan makan. Dalam perjamuan makan itu. Dia menceritakan semua kisah yang dihadapi dalam pemcarian benua baru tersebut. Semua tamu undangan terpukau dan mengakui kehebatan sang penemu benua baru tersebut.

Namun beberapa orang yang iri dengan sinis berkata, "Apa hebatnya dia? Dia cuma berlayar dan kebetulan saja menemukan benua baru. Siapa saja juga bisa melakukan itu."

Mendengar hal tersebut, Columbus kemudian menantang para orang yang iri tersebut."Mari kita bertanding untuk membuktikan yang lebih baik. Siapa yang membuat telur rebus itu berdiri di atas meja makan ini maka ialah yang terbaik, semua gelar dan kekayaanku akan kuserahkan padanya."

Baca Juga : Berjuang Dalam Hidup dan Tidak Mudah Menyerah

Orang-orang yang iri tersebut menerima tantangan Columbus. Kemudian mereka mulai berusaha untuk membuat telur rebus itu berdiri di atas meja makan. Namun karena telur adalah benda yang elips/hampir bundar maka cukup mustahil untuk bisa berdiri di atas meja. Setiap dicoba didirikan, telur-telur itu langsung saja menggelinding jatuh. Akhirnya mereka pun menyerah.

Kini tiba giliran Columbus. Columbus memegang telur rebus itu di atas dengan posisi berdiri sambil dipegangi, kemudian dengan tangan yang satunya Columbus menekan ujung atas telur itu ke meja sehingga ujung bawah telur menjadi remuk dan memipih (tidak lonjong lagi) sehingga telur tersebut bisa berdiri tegak di atas meja.

Melihat hal tersebut, orang-orang yang iri dengan sinis berkata,"Ah...kalau caranya seperti itu, kami juga bisa membuat telur rebus itu berdiri."

Dengan bijak dan sambil tersenyum, Columbus berkata, "Kalau begitu mengapa kamu tidak melakukannya?"

Cerita di atas hendal memberitahukan kita, bahwa kesuksesan dan keberhasilan berasal dari gagasan dan suatu tindakan nyata

Columbus dan beberapa orang pada masa itu mempunyai gagasan atau teori tentang bumi yang bulat. Teori tersebut merupakan teori yang jelas-jelas bertentangan dengan kepercayaan dunia pada waktu itu yang mempercayai bahwa bumi itu datar seperti piring. Ketika Columbus mengutarakan niatnya untuk melakukan ekspedisi lautnya, banyak orang, termasuk keluarganya yang menganggapnya gila.

Namun Columbus tetap teguh dan gigih pada pendiriannya. Perjuangan Columbus tidaklah ringan untuk membuktikan, bahwa bumi itu bula. Ancaman hukuman mati atas pengingkaran hukum Tuhan sampai pemberontakan anak buah kapalnya dihadapinya dengan tegar, sehingga pada akhirnya sejarah mencatatnya sebagai salah satu penemu benua dan pelaut andal.

Seringkali menemukan orang atau bahkan diri kita juga mengalaminya, yaitu kita mempunyai gagasan/ide/konsep, namun terlalu takut untuk mewujudkannya dalam sebuah aksi nyata, akhirnya ide itu hanya menjadi semu. Ketakutan atas kegagalan, penilaian miring orang lain, penderitaan, dan sebagainya membuat kita terhalang untuk menemukan kesuksesan. Ketakutan ini pula yang membuat kita terkadang merasa iri akan keberhasilan orang lain.

(Deassy M. Destiani - Bukan Untuk Dibaca/The Most Inspiring Story)

Monday, January 13, 2020

BELAJAR KEHIDUPAN DARI BENANG KUSUT - Coretan Inspirasi

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ibu lakukan? Ibu menerangkan, bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberi tahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, ibu akan menyelesaikan sulaman ini. Setelah selesai, kamu akan ibu panggil, ibu dudukkan di atas pangkuan, dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil,"Annakku, mari ke sini, dan duduklah di pangkuan ibu!"

Waktu kulakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tak percaya melihatnya karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Lantas ibu berkata, "Anakku, dari bawah memang tampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari, bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan."
---
Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah, "Allah, apa yang Engkau lakukan?"

Ia menjawab, "Aku sedang menyulam kehidupanmu."

Dan aku membantah,"Tetapi tampaknya hidup ini ruwet, beang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"

Kemudian Allah menjawab,"Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu dan aku juga menyelesaikan pekerjaan-Ku di bumi ini. Suatu saat nanti aku akan memanggilmu ke surga dan mendudukanmu di pangkuan-Ku, dan kamu akan melihat rencana-Ku yang indah dari sisi-Ku."

Pesan : Apa yang menurut kita baik belum tentu baik pula di mata Allah. Jika sudut pandang Allah berbeda dengan kita maka yakinlah bahwa apa yang Allah takdirkan dan rencanakan buat kita adalah sebuah anugerah terbaik dari-Nya.

(Deassy M. Destiani - Bukan Untuk Dibaca/The Most Inspiring Story)

Friday, January 10, 2020

SOLUSI MENYELESAIKAN MASALAH DALAM HIDUP - Inspirasi dari Hanan Attaki

Adanya ujian bukan berarti menjadi beban hidup kita, melainkan adanya ujian kita belajar arti sabar. Hidup tidak selalu erjalan sesuai apa yang kita inginkan. Terkadang ada sebuah masalah, untuk apa? mengetahui bagaimana kita menyikapi permasalahan dengan baik. Sehingga kita belajar untuk menjadikan diri kita lebih baik lagi.

"Sehingga kalau pekerjaan kita mulai banyak masalah, usaha-usaha kita mulai merugi. Kalau kita punya masalah di kantor kita, datang kepada Ibu dan Ayah kita. Kalau kita punya masalah di kampus dan di sekolah kita. Kenapa nih nilai saya anjlok, kenapa saya susah belajar. Atau bahkan tidak punya semangat belajar sama sekali. Datanglah kepada Ayah dan Ibu kita. Kalau kita punya masalah pribadi, datanglah kepada Ayah dan Ibu kita, Said Ust Hanan Attaki."

Baca juga : Jangan Sombong Dengan Apa Yang Kita Miliki

Karena disanalah Allah swt titipkan kebahagiaan kita di dunia dan di akhirat. Umur dan rizki. Apapun masalah kita, datang dulu kepada orang tua. Sebelum kita mengevaluasi hal-hal yang lain. Yang pertama yang harus kita evaluasi adalah bagaimana hubungan kita dengan orang tua kita. Udah berapa lama kita tidak datang kepada orang tua kita.

Sudah berapa lama kita tidak telpon orang tua kita. Termasuk masalah jodoh sekalipun, kalau orang tua kita belum meridhoi atau meminta jatah waktu. Maka niatkan itu sebagai bentuk mungkin adalah bakti kita kepada orang tua kita. Yang terakhir sebelum hati kita terbagi dengan orang yang kita cintai. Kalau yang sudah tidak punya orang tua banyak-banyakin sedekah kepada anak yatim dan selalu dekatan diri kita kepada sang pencipta. #Sharing

Wednesday, January 8, 2020

TENANG SAJA JODOH PASTI BERTEMU - Inspirasi dari Hanan Attaki

Semua yang terjadi didalam kehidupan kita itu semua sudah menjadi tulisan Allah. Karena Allah tau yang kita inginkan bukan yang kita butuhkan. Jangan bandingkan diri kita dengan orang lain, cerita perjalanan yang kita alami tentu berbeda. Karena mungkin waktu yang diberikan Allah belum tepat, saat kita akan menjalaninya. Semua Allah yang mengatur mulai dari kita tidur hingga bangun tidur.

Seperti contoh persoalan nikah. Siapa sih yang ga mau menikah? Lihat teman-teman kita sudah pada nikah, hati kita kadang merasa ingin seperti mereka. Padahal waktu yang diberikan Allah itu belum tepat kalau kita diberikan jodoh sama dengan mereka.

Baca Juga : 5 Cara Kunci Rahasia Untuk Belajar Ikhlas

"Belajar berakad sama Allah, karena Allah gak pernah ingkar janji, itu gak pernah. Allah itu ga pernah, misalnya maaf ya lagi sibuk. Trus ga diread, itu gak pernah. Jadi paling nyaman kalau berakad sama Allah. Cuma kita harus mengerti bermuamalah sama kita tidak selalu materi. karena buat Allah materi itu tidak berharga banget. kalau berharga pasti kita semua dikasih Allah kekayaan. Ternyata orang sholeh tidak semuanya kaya, tapi orang sholeh semuanya bahagia, Said Ust Hanan Attaki."

Jadi kalau sudah jodoh akan dipermudah sama Allah. Kencengin doanya biar Allah memperlancar segalanya. Jangan menyerah untuk selalu terus mendekat dengan Allah. Karena pilihan yang terbaik itu hanya dari Allah. #sharing

Saturday, January 4, 2020

MENCINTAIMU KARENA ALLAH - Inspirasi dari Hanan Attaki

Cinta itu terkadang membuat orang lupa akan segalanya, bisa menyebabkan lupa diri. Bentuk cinta ada bermacam-macam, cinta karena Allah atau cinta karena hawa nafsu.

Bedanya cinta karena Allah hati kita akan tenang  dan sebaliknya cinta karena hawa nafsu tidak akan bertahan lama. Karena hawa nafsu sebagian dari tipu daya setan untuk menutup hati kita untuk berbuat yang tidak baik.

Ada yang pernah merasakan cinta karena hawa nafsu? Setiap ada didekatnya dunia hanya milik berdua. Ini bahaya buat diri kita, hati kita bakalan tidak tenang. Setiap perbuatan yang kita lakukan akan dicatat, baik dan buruknya.

"Tertarik dengan hati atau tertarik dengan hawa nafsu? Bedanya apa? kalau tertarik karena hawa nafsu biasanya suka naik turun. Contoh kalau menyenangkan kita ekspresif, kita bahagia tapi kalau lagi nyebelin itu buat kita tidak bisa punya daya tahan. kalau tertariknya karena hati pengennya ngebahagiain, memberikan, melakukan sesuatu yang baik. Kalau tertarik karena hawa nafsu selalu mikirin apa yang sudah diberikan buat saya, Said Ust Hanan Attaki."

Baca Juga : 4 Cara Memanfaatkan Waktu Agar Beruntung Dalam Hidup

Satu bentuk cinta yang semakin bertambah cinta itu, makin bertambah cinta itu kita semakin kuat kesabarannya. Semakin bertambah rasa cinta itu kita semakin jujur dan tulus dalam berbuat kebaikan. Makin bertambah rasa cinta itu kita semakin bermanfaat bagi orang banyak. Semakin bertambah rasa ccinta itu, kita semakin banyak berkorban.Semakin bertambah rasa cinta itu kita semakin khusyu sholatnya.

Pernah gak ngerasain gara-gara cinta sholat gak khusyu? Gara-gara mikirin tentang seseorang sholatnya jadi gak khusyu.

Kenapa semakin besar cinta kita pada seseorang kalau terganggu sedikit buat kita gak khusyu dalam sholat. Bahkan semakin besar hati kita menggebu-gebunya kepada seseorang yang belum halal malah gak khusyu kita dalam sholatnya. Kalau cinta kita bukan karena Allah itu akan berubah.Cinta yang buat hati kita tenang, hati kita tidak gelisah, hati kita nyaman cuma satu yaitu cinta karena Allah. #Sharing

Friday, January 3, 2020

4 CARA MEMANFAATKAN WAKTU AGAR BERUNTUNG DALAM HIDUP

Waktu yang diberikan ke semua orang adalah 24 jam. Baik untuk orang sukses, kaya, miskin, sederhana apapun itu semua sama diberi jatah waktu dua puluh empat jam. Perbedaannya ada yang diberikan waktu tidak dipergunakan sebaik mungkin dan ada yang dipergunakan sebaik mungkin.

Terlihat dari produktivitas yang dilakukan masing-masing orang. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin merupakan hal yang bermanfaat bagi diri kita bukan orang lain. Ada caranya agar waktu kita tidak terbuang sia-sia.

4 Cara memanfaatkan waktu dengan baik :

1. Beriman, paham kebenaran

Setiap hari harus belajar. Bukan mendengar, bukan hanya melihat tapi paham. Karena Rasulullah menjanjikan "Barang siapa yang dikehendaki Allah kebaikan baginya, Allah pahamkan agama". Hari terus berganti iman itu pupuknya ilmu, orang yang tidak belajar dia tidak akan bisa paham. Tidak paham, tidak akan kuat iman. RUGI. Makanya tiap hari harus punya waktu untuk belajar, wajib karena itulah yang membuat kita beruntung. Umur semakin tua, masalah bertambah, pemahaman tidak bertambah pasti hanya emosi dan mungkin tensi yang bertambah. Belajar itu kuncinya paham, pahamlah yang membuat kita bisa berbuat sesuatu.

2. Niatkan sebagai amal Sholeh

Pastikan setiap aktivitas apapun niatkan sebagai amal sholeh. Rugi kita menjalani sesuatu tidak menjadi amal yang diterima Allah. Belajar, sekolah, bekerja, bisnis, aktivitas, apapun harus jadi amal sholeh. Maka kuncinya dua periksa niat, apa yang saya cari harus lilahi ta'ala. yang kedua benarkah yang saya lakukan ini dijalan Allah atau tidak, itu saja yang kita lakukan.

3. Mencari Nasehat

Setiap hari harus mencari input/nasehat supaya kita tahu apa yang harus kita perbaiki dan harus stand up. Harus mau berbuat sesuatu mengajak orang lain jadi baik. Jangan pasif, lihat orang buang sampah jangan diam. Lihat orang parkir sembarangan jangan diam. Harus mengajak dengan cara yang baik dengan hikmah. Tidak beruntung kalau kita diam saja.

Baca Juga : Solusi Menyelesaikan Masalah Dalam Hidup

Kalau sesuatu kesempatan berbuat baik, dan orang baik diam maka kesempatan itu akan diambil oleh orang yang tidak baik. Misal orang buang rokok kita diam, penuh kita dengan sampah. Karena kita diam itu tidak baik dalam islam. Keberuntungan bagi orang yang mau stand up mau mengajak orang lain kepada kebaikan.

Ada orang yang sibuk perbaiki diri dan tidak pernah peduli kepada orang lain yang berbuat kesalahan. Jadi kalau kita ingin termasuk yang beruntung, tidak cukup untuk memperbaiki diri tapi juga harus mengajak orang lain menjadi baik. Mencegah kemungkaran dengan cara yang hikmah.

4. Melatih diri

Setiap hari kita harus meningkatkan dan melatih diri agar bisa semakin menahan diri dan bisa mengendalikan diri. Dan juga mengajak orang lain untuk jadi ahli sabar. Karena semua masalah diawali dengan ketidakmampuan menahan diri, tidak mampu mengendalikan diri, dan tidak mengajak orang lain mengendalikan diri. Semua maksiat itu karena ketidak sabaran. Oleh karena itu meningkatkah perasaan kita untuk menjaga pandangan, menjaga lisan, menjaga pendengaran, menjaga hati, menjaga sikap. Dan ajak orang menjaga pikiran, lisan, hati untuk melakukan yang baik inilah orang yang beruntung.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=7ChBVVlqXmI

5 CARA KUNCI RAHASIA UNTUK BELAJAR IKHLAS

Mengikhlaskan seseorang yang kita sayang bersama orang lain, sulit ga sih? Ada yang pernah mengalami hal seperti ini sampai mau melakukan kegiatan apapun jadi terasa tidak bersemangat?

Kalau hati kita tidak ikhlas untuk menerima kenyataan, hidup kita tidak akan tenang. Justru, semua yang kita alami, kejadian yang menimpa didalam hidup kita jadikan pelajaran hidup untuk lebih baik lagi kedepannya.

Hidup yang kita jalani sangat-sangat singkat di dunia ini. Karena apa yang kita punya sekarang ini semua hanya titipan tidak ada yang abadi. Maka untuk apa menahan sesuatu yang bukan milik kita, sakit hati.

Ada 5 cara latihan ikhlas  :

1. Jangan selalu ingin diketahui orang amal kita 

Harus punya banyak amal rahasia. Boleh diketahui orang amalan fardhu (sholat 5 waktu), amalan  sunnah diketahui orang. Tapi amalan sunnah lebih bagus tidak semua orang tau. Semakin banyak amal rahasia hanya Allah yang tahu makin bagus. Tapi kalau ada orang lain tahu ya tidak apa apa, karena bukan tujuan kita ingin dinilai orang.

2. Jangan selalu ingin dilihat orang lain

Kalau ada orang bagus, kalau tidak ada orang tidak bagus amalnya udah yakin itu karena orang. Harusnya tidak ada orang, ada orang sama saja ada Allah. Orang tahu, orang tidak tahu sama saja Allah pasti tahu.

3. Jangan ingin dipuji

Kalau dipuji semangat, tidak dipuji tidak semangat, dicaci patah semangat udah pasti itu tidak karena Allah. Orang yang karena Allah santai aja. Lagi dipuji urusan dia, dicaci ya urusan dia. Mau tidak dihargai ya tidak apa apa. Urusan kita cuma satu, apa yang kita lakukan diterima oleh Allah. Orang yang kurang ikhlas dipuji makin tambah semangat, giliran tidak ada yang muji tidak semangat karena memang tujuannya pujian makhluk.

4. Jangan ingin dihargai

Diperlakukan spesial, semakin ingin diperlakukan spesial makin sering terluka. Biasa saja, karena kita sebenarnya tidak pantas untuk dihargai orang. Aslinya mah tidak pantas. Kita tidak perlu bangga dengan apa yang sudah kita lakukan terhadap orang lain. Serahin aja semuanya sama Allah. yakin saja Allah pasti akan melihat apa yang kita lakukan.

5. Jangan ingin dibalas budi

Lakukan lalu lupakan. Perlukah kita mengingat kebaikan kita? tidak perlu, mau apa? Allah pasti ingat. Perlukah kita menyebut-nyebut jasa kebaikan kita? mau apa, disebut-sebut malah hilang pahalanya. Karena bukan kita yang menolong orang, Allah yang menolongnya melalui perantara kita. Perlukah kita menuntut orang lain untuk tahu apa yang kita lakukan? TIDAK. Perlukah kita menunggu orang lain untuk berterima kasih? Tidak, jalan saja produktif terus. Setiap waktu berbuat yang terbaik PDLT (Perbaiki Diri Lakukan Yang Terbaik) itu saja terus, sampai kapan? sampai mati dalam keadaan baik khusnul khotimah.

Baca Juga : Mencintaimu Karena Allah

Setiap perbuatan yang kita lakukan cukup niatkan hati kita untuk Allah, ini satu-satunya cara agar hidup kita tenang. Tidak perduli orang lain tidak suka, karena sebenci-bencinya orang lain ke kita mau kita berbuat baik pun akan tetap dibenci. Secinta-cintanya orang lain terhadap kita, walaupun melakukan kesalahan dia akan tetap cinta dan memaafkan. Jalan aja terus lakukan yang terbaik untuk hidup kita, hanya kepada Allah.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=5yv40354x0k