Friday, September 13, 2019

REVIEW BUKU | PEREMPUAN TEDUH - Penulis Harun Tsaqif


Assalamua'alaikum man teman...
Apa kabar kalean?? hehe semoga selalu diberi rezeki yang melimpah dan juga bahagia dunia akhirat. aamiin ya Allah. kembali ke judul buku.

Perempuan diciptakan dengan berbagai keindahan. ia mampu meneduhkan mata yang memandang dan menyejukkan hati yang gersang. Keteduhan adalah fitrah yang dianugerahkan oleh Allah kepada setiap perempuan.

Tak sedikit orang mencari keteduhan dengan berbagai cara. rela mengeluarkan uang dan menghabiskan waktu demi mendapat ketentraman. Hati-hati mereka seakan kerontang, tak ubahnya tanah tandus yang mendamba tetesan hujan. Mereka lupa kalau keteduhan sebenarnya dekat dengannya. Bersemayam dalam hati istrinya yang saleha.

Kalimat diatas merupakan bagian dari synopsis yang berada dibuku "Perempuan Teduh". Salah satu ketertarikan saya saat berada di toko buku, untuk memiliki buku ini. Karena terkadang kita tidak mengetahui bagaimana fitrah perempuan. Buku ini mengulas sebagai perempuan yang baik harus berbuat apa? mulai dari menutupi aib, fitrah perempuan, bagaimana cara memilih laki-laki dan lain sebagainya.

Perempuan diciptakan sebagai perhiasan yang indah dipandang. Perempuan dan pernak-perniknya laksana mutiara bening yang memukau.Kecantikan, keindahan, keanggunan, dan segala hal yang membuatnya menarik.

Meski demikian, hari ini kita gelisah, sebab tak sedikit dari mereka melakukan hal-hal yang tak sepatutnya. Misalkan membiarkan auratnya terlihat oleh ribuan pasang mata.

Ketika perempuan tak lagi menjaga apa yang seharusnya tak terlihat, sebenarnya ia telah mengabaikan ketinggian derajat yang dimilikinya. Zaman boleh saja berubah, tapi ketaatan selalu memiliki garis terang yang harus diikuti.

Jangan biarkan arus zaman menjadikan kita hanyut dan tenggelam, hingga kehilangan jati diri sebagai perempuan muslimah sebenarnya.

Tulisan diatas merupakan awal pembuka, mengingatkan bahwa perempuan adalah perhiasan paling berharga. Adapun sebagai fitrah perempuan adalah rasa malunya. Sudah menjadi fitrah bagi perempuan bila merasakan malu ketika ia melanggar sesuatu yang Allah perintahkan.

Dan fitrah perempuan adalah terjaga dari pemanfaatan orang yang tak bertanggung jawab dan malu untuk membuka auratnya.

Jadikanlah malu sebagai perhiasan, karena dengannya diangkat derajat dan kemuliaan kita. Cukuplah malu sebagai pengingat bahwa semua yang kita lakukan akan dimintai pertanggung jawaban.

Buku ini bisa menjadi panduan untuk menambah referensi kita untuk mengetahui fitrah perempuan dan juga sebagai perempuan teduh yang bisa membuat orang-orang disekitar kita merasakan manfaat ketika berada didekatnya.

Salah satu daftar isi buku Perempuan Teduh favorit saya yang berjudul "KATA IBU"

"Nak, akan ibu sampaikan beberapa hal kepadamu."
"Apa itu, Bu?"

"Pertama, jadilah perempuan yang penyayang kepada sesama, terutama kepada suami serta anak-anakmu. Sebab, kini kerkurang perempuan yang perhatian kepada suami sehingga suami pergi ke lain hati.

Suami dan anak-anak membutuhkan perhatian, empati, dan kepedualianmu. Betapa banyak anak kecil yang ditelantarkan ibunya karena sang ibu lebih memperhatikan diri sendiri. Kepedulianmu terhadap anak-anak nanti akan berdampak besar kepada dirimu sendiri." sang ibu mengingatkan.

Perempuan yang baru beranjak dewasa itu dengan penuh saksama memperhatikan dan mengingat pesan ibunya. Baginya, ini adalah petuah emas yang tak boleh dilewatkan begitu saja.

"Lalu, Bu?"

"Kedua, perempuan yang cantik tak selalu dilihat dari bentuk tubuh atau jelita parasnya, tapi juga dari akhlaknya yang juga selalu terjaga. Dia tidak membicarakan aib orang lain, tidak membeberkan keburukan saudarinya, suaranya tidak lebih tinggi daripada suami, menjaga kesucian, melindungi diri dari fitnah, serta menutupi aurat.

Kamu tidak perlu bersusah payah memperindah diri dengan berbagai make up karena kecantikan sejati ada pada hati. Perbaikilah hubunganmu dengan Allah niscaya akan terpancar keteduhan yang membuncah dari wajahmu."

Pada dasarnya, perempuan memang selalu ingin terlihat cantik. Tapi, terkadang ia lupa bahwa kecantikan yang sebenarnya tersimpan sejak lama di dalam hatinya. Kecantikan paras mudah dibuat sedemikian rupa, tapi kecantikan hati terbentuk melalui proses yang memakan waktu yang tak sebentar.

Itulah alasan perempuan harus memperindah hatinya. Sang ibu melihat anaknya mengangguk, gadis itu sekarang bukan lagi peri kecilnya, melainkan bidadari yang siap menjelajah dunia.

"Terakhir, semua orang akan merasakan jatuh cinta, tak terkecuali kamu. Ibu hanya berpesan satu hal, saat kamu merasakannya, simpan rapat-rapat, dan jaga baik-baik, jangan sampai setan berhasil mengajakmu untuk menampilkannya sebelum nanti menikah. hindari hubungan apa pun sebelum akad terucap."

"Tapi, bagaimana apabila laki-laki itu baik, Bu? Maksudku, bagaimana kami bisa saling mengenal apabila tidak saling mengenal seperti... lewat pacaran?"

Anak perempuan semata wayangnya ini begitu khawatir, takut apabila saatnya telah tiba, dia melewatkan jodohnya. Sang ibu segera menyadari kecemasan putri tercinta. Ditatapnya dengan penuh cinta, dielusnya manja dan mesra.

"Anakku, laki-laki yang baik dan berniat baik tidak akan memulai sesuatu dengan cara yang salah. Apabila benar ia ingin serius memintamu, sudah barang tentu ia akan mendatangi ayahmu. Cara mengenal seseorang yang dicintai tak harus menjadi sepasang kekasih sebelum menikah.

Laki-laki yang baik akan berusaha mengenalmu melalui sahabat-sahabat terdekatmu atau datang ke rumah dan bertanya kepada kami tentang kamu.

"Nak, Allah sudah menuliskan rezeki, ajal dan jodoh setiap manusia dengan pasti. Tak perlu khawatir tidak menemukan jodoh. Percayalah, Allah yang menggerakkan setiap hati manusia, sangat mudah bagi-Nya untuk menggerakkan hati seseorang yang telah Dia pilih untuk memintamu menjadi istrinya,

Tugasmu hanya berdoa, semoga dipertemukan dengan laki-laki yang baik. Atau, apabila kamu belum baik, semoga Allah mempertemukan kamu dengan dia yang pintar memperbaiki."

Gadis itu sumringah, nasihat ibu memang selalu memperkuat hati anak-anaknya. Percakapan yang terjadi di ruang tengah begitu membekas dihatinya.

Nasihat ibu selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya agar menjadikan seseorang perempuan berharga bagi kehidupannya.

Ini baru sebagian isi dari buku Perempuan Teduh masih banyak lagi pesan-pesan yang mengunggah hati kita untuk bagaimana menjadi perempuan teduh.

Buku ini merupakan best seller wajib punya karena pesan-pesan yang disampaikan tentu bisa diterapkan dikehidupan kita sehari-hari sebagai perempuan.

Bonus isi kalimat terkahir ini bukan inti dari buku ini melainkan penggalan beberapa kata bahwa :
"Perempuan Teduh adalah perempuan yang memiliki sifat malu sebagai mahkotanya. Ibarat seorang ratu, ia tidak akan pernah meninggalkan mahkotanya di mana pun ia berada."

Semoga bermanfaat jangan lupa

Baca Juga : DEAR ALLAH

2 comments:

  1. Keren. Tulisannya ngena bgt.

    Kalau berkenan mohon krisannya dong kak untuk tulisanku di  Cerita Alister N. Makasih 🙏🙏

    ReplyDelete
  2. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini, salam kenal ya ☺️

    ReplyDelete