Saturday, March 30, 2019

TETAPLAH SABAR WALAUPUN HATI KITA KECEWA - Inspirasi dari Hanan Attaki

Ketika kita merasa kecewa jangan membuat diri kita memendam perasaan yang begitu sakit hati terhadap masalah yang sedang kita hadapi. 

Kecewa boleh saja tapi jangan berlarut-larut dalam kekecewaan. Tidak baik untuk mengingat-ingat kejadian-kejadian yang yang membuat hati kita kecewa cukup kuncinya sabar. 

Biarkan orang lain menyakiti hati kita tapi kita jangan sampai menyakiti perasaan orang lain. Lebih baik dinilai sama Allah dari pada sama manusia yang hatinya bisa berubah-ubah.

"Ketika seseorang meminta bela dari makhluk, Allah ga akan ngebelain dia. Ketika kita meminta bela pada Allah, Allah akan membela kita. Kan terjadi dizaman nabi itu ada. 

Dua orang bertengkar nih, yang satu ngomel, teriak, marah-marah. Yang satu lagi diem aja dia sabar, Nabi dari jauh memperhatikan sambil tersenyum. 

Terus lama, Nabi perhatiin! tadi Nabi lagi lewat nih ga sengaja ngelihat ada dua orang bertengkar yang satu diam, yang satu ngomel. Nabi memperhatikan yang diem sambil senyum lama.

Lama dia ngomel akhirnya yang diem tadi gak sabaran, ga kuat lagi, dibales dia komen. Begitu dia komen Nabi langsung jalan dan gak senyum lagi, cemberut. Sahabat bertanya ya Rasulullah apa yang terjadi? Kenapa? kata Nabi tadi ketika yang diem ini, diem aja nih dia sabar. 

Malaikat mendoakan dia dan tersenyum untuk dia, tapi begitu dia ke pancing komen malaikat pergi. Maka saya juga ga akan berada disitu." Said Ust Hanan Attaki.

Lebih baik sabar dalam menghadapi situasi yang menurut kita lebih baik diam daripada membalas membuat persoalan semakin rumit. 

Biarlah orang meluapkan kekesalan terhadap apa yang menurutnya kecewa. Cukup balas dengan diam dan intropeksi diri dimana kesalahan yang kita perbuat sehingga orang lain kesal. Jangan balas dendam tidak baik. #Sharing

Baca Juga : Jangan Terlalu Ketergantungan Dengan Makhluk

0 comments:

Post a Comment