Tuesday, February 19, 2019

BELAJAR SANTAI MENGHADAPI BEBAN - Coretan Inspirasi

"Kadang,beberapa orang memiliki kebiasaan buruk terlalu lama ingin menggenggam, terlalu lama memikirkan, terlalu lama menahan perasaan. Bukankah bukan beratnya beban yang membuat kita tak sanggup menahan> Taoi berapa lama mengangkatnya, memikirkannya, merasakannya." 
(-ARA- The Amazing Of Ikhlas)

Suatu hari, seorang profesor memulai sebuah kelas dengan mengangkat gelas berisi air. Ia mengangkat gelas tersebut dan bertanya kepada siswanya,"Berapa kira-kira berat gelas ini?"

"Satu ons!"
"Dua ons!"
"Tiga ons!" terdengar jawaban bersahutan dari siswa-siswanya. "Saya tidak pasti sampai saya menimbangnya," kata profesor."Tapi pertanyaan saya bukan itu. Pertanyaan saya adalah apa yang terjadi jika saya mengangkatnya selama semenit?"
"Tak akan terjadi apa-apa,"jawab siswa-siswa tersebut. "mungkin, bagaimana kalau saya mengangkatnya selama satu jam?"tanya profesor. "Lengan anda akan terasa pegal,"jawab para siswa. "Kalau saya angkat selama seharian penuh?"

"Lengan Anda tidak akan sanggup melakukannya. Bahkan mungkin Anda harus dirawat di rumah sakit karena otot-otot lengan Anda tidak sanggup membawa gelas itu dalam waktu terlalu lama,"jawab salah satu siswa.

"Tepat sekali," jawab profesor. "Sekarang apakah kesakitan saya tersebut disebabkan karena berat gelas tersebut berubah?" lanjut profesor. "Tidak," jawab siswa serentak,"itu karena otot-otot Anda menerima beban yang terlalu lama."

Profesor kembali bertanya, "Lalu apa yang harus saya lakukan?" Seisi kelas terdiam. Tiba-tiba salah seorang siswa menjawab,"Letakkan gelas tersebut." 

"Tepat sekali!" jawab sang profesor."Problem dan masalah dalam hidup dapat diibaratkan mengangkat gelas ini. Camkan kata-kata ini, mengangkatnya lebih lama akan membuatmu merasa pegal. Mengangkat lebih lama lagi dapat membahayakanmu, bahkan dapat membunuhmu."

"Sangat penting berpikir tentang tantangan-tantangan dalam hidup, tapi akan LEBIH PENTING meletakkannya sejenak setiap mengakhiri hari saat kalian semua beranjak tidur dan tidak membawanya bersama tidurmu. Dengan begitu kalian tidak akan merasa tertekan, kalian bangun di pagi hari dengan rasa segar, kuat dan tegar menghadapi setiap tantangan dan masalah yang datang."

Kebanyakan orang yang stres atau lebih parah lagi menjadi gila adalah karena dia 'membawa' beban pikirannya terlalu lama. Ada pengusaha yang stres karena bisnisnya bangkrut, ada remaja yang bunuh diri karena patah hati, dan lain sebagainya.

Mungkin sebenarnya yang dibutuhkan bukanlah psikiater atau motivator. Mungkin yang kita butuhkan ketika mengalami suatu masalah berat adalah letakkan beban itu sesering mungkin. Bukan melupakannya, hanya jangan memikirkannya sepanjang waktu. Jika memang waktunya tidur, tidur saja. Jika waktunya bersenang-senang, curahkan semua perhatian, pemikiran, dan penglihatan pada tempat dan suasana itu.

Intinya, nikmati apa yang sedang dilakukan pada saat itu. Jika kepala sudah fresh lagi, kita bisa memikirkan cara untuk memecahkan masalah itu kembali. Karena seperti yang sebelumnya sudah dibilang, jika terlalu lama membawa beban, pikiran kita akan sakit. kalau sudah sakit, akan susah menyembuhkannya kembali.

Jadi, ingat selalu itu. Letakkan bebannya untuk me-refresh kembali tenaga dan pikirkan kita. Lagipula, bukankah semuanya akan selalu baik-baik saja?
(Tulisan -ARA- The Amazing Of Ikhlas)

0 comments:

Post a Comment